Sebanyak 103 siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage dipastikan mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026. Seluruh peserta telah terdaftar dan siap mengikuti pelaksanaan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.
Kepala SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Nur Suciati, menyampaikan optimisme atas kesiapan para siswa dalam menghadapi TKA tahun ini.
“Semua siswa dipastikan ikut TKA dan insyaAllah semoga tidak ada halangan dengan persiapan maksimal,” ujarnya saat kegiatan pembekalan TKA.
Pelaksanaan TKA dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 20–21 April 2026, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada 22–23 April 2026. Pada hari pertama, siswa mengerjakan tes Matematika dan Numerasi serta Survei Karakter. Sementara hari kedua diisi dengan tes Bahasa Indonesia dan Literasi serta Survei Lingkungan Belajar.
Sebagai satuan pendidikan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari infrastruktur hingga persyaratan teknis lainnya, guna memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar dan tertib.
Salah satu peserta, Amira Riskia Ramadhani, mengungkapkan bahwa tingkat kesulitan soal numerasi dalam TKA cukup beragam.
“Lumayan gampang-gampang susah sih, soalnya ada yang mudah, ada yang susah,” tuturnya saat ditemui di sekolah, Rabu (22/4/2026).
Persiapan Siswa Hadapi TKA
Berbagai upaya dilakukan siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA. Mayoritas siswa memanfaatkan buku latihan dan bank soal dari berbagai sumber sebagai bahan belajar.
Tisha, siswi kelas 6 Uzbekistan, mengaku rutin belajar bersama orang tua di rumah.
“Menurut aku sih persiapannya dengan belajar sama mama. Di rumah kita harus bisa mengatur waktu dan fokus. Kalau tidak fokus, materi tidak akan masuk. Jadi harus sering latihan mengerjakan soal,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Gendhis, siswi kelas 6 Jabbar. Ia memilih strategi mencatat dan merangkum materi agar lebih mudah diingat.
“Caranya dengan membaca, menghafal, lalu merangkum materi dan memperbanyak latihan soal,” jelasnya.
Pelaksanaan TKA ini diharapkan mampu mengukur capaian akademik siswa secara objektif dan terstandar, sekaligus memberikan gambaran tentang kekuatan dan kelemahan belajar siswa.
Dengan semangat jujur dan gembira, para siswa mengikuti TKA dengan penuh antusias dan menjunjung tinggi nilai kejujuran. Harapannya, hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan terbaik mereka. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments