Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gubeng secara resmi meresmikan lima Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Aisyiyah (AUA) yang tersebar di wilayah Kecamatan Gubeng, Surabaya, pada Sabtu (18/4/2026).
Peresmian yang dipusatkan di MI Muhammadiyah 5 Surabaya ini menjadi tonggak penting dalam penguatan dakwah pendidikan dan sosial di Kota Pahlawan.
Ketua PCM Gubeng, Drs. Sulaiman, M.A., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peresmian tersebut. Ia menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam meningkatkan amal saleh serta memperkuat kontribusi Muhammadiyah di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, pada sore hari ini kami melaksanakan peresmian Amal Usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Gubeng. Semoga ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan amal saleh dan menjadi yang terbaik di dunia maupun akhirat,” ujarnya.
Dalam peresmian tersebut, terdapat lima fasilitas strategis yang mencakup sektor pendidikan dan sarana ibadah. Kelima amal usaha tersebut meliputi Gedung Sekolah Mulia MI Muhammadiyah 5 Surabaya yang diarahkan menjadi sekolah unggul tingkat nasional, Gedung Sekolah Akhlaq SMP Muhammadiyah 9 Jojoran yang berfokus pada pembentukan karakter, Masjid Al Muhajirin di kawasan Jojoran sebagai pusat ibadah dan sosial, Masjid Baiturrahim di Gubeng Kertajaya sebagai sarana ibadah representatif, serta Gedung Dakwah Pimpinan Cabang Aisyiyah Gubeng yang mengintegrasikan TK ABA 32, KB Aisyiyah 12, dan TPQ Aisyiyah 044 di Jalan Mojo Kidul.
Sulaiman berharap seluruh fasilitas yang telah diresmikan ini dapat berkembang menjadi lembaga berkemajuan serta mampu melahirkan kader-kader unggul. Ia juga menekankan pentingnya memakmurkan masjid tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual.
“Harapan kami, sekolah-sekolah ini semakin berkembang menjadi sekolah unggul. Masjid-masjid kami pun diharapkan menjadi masjid yang makmur dan memakmurkan, serta mampu melahirkan kader-kader luar biasa,” tegasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dr. H. M. Ridlwan, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas capaian PCM Gubeng. Ia menilai peresmian lima fasilitas sekaligus merupakan pencapaian yang langka dan patut menjadi teladan bagi cabang Muhammadiyah lainnya.
“Kami bangga atas capaian PCM Gubeng yang meresmikan lima gedung sekaligus. Ini luar biasa dan jarang terjadi di tingkat cabang,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan tersebut memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi guru maupun siswa, sekaligus memperkuat dakwah Muhammadiyah.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., yang turut hadir dalam peresmian tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas semangat berkhidmat seluruh warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Gubeng.
“Kami mengapresiasi semangat bekerja keras dalam menjalankan misi dakwah dan tajdid. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi sarana melahirkan generasi muslim berkemajuan,” ungkapnya.
Haedar Nashir menegaskan bahwa fasilitas pendidikan dan keagamaan yang dibangun harus menjadi pusat lahirnya generasi unggul, baik secara intelektual maupun spiritual.
“Insyaallah, ini menjadi wahana untuk melahirkan generasi qurrata a’yun, ulil albab, dan generasi muslim berkemajuan dari rahim Muhammadiyah-Aisyiyah Gubeng,” pungkasnya.
Peresmian ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pembangunan, tetapi juga membawa dampak berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dakwah, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Surabaya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments