Sebanyak 62 siswa dari perwakilan sekolah mitra SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik berkunjung ke Perpustakaan Alexandria Smamio dalam rangkaian kegiatan Workshop Guru Bimbingan dan Konseling (BK), pada Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan meneguhkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah, dan bebas dari perundungan.
Workshop Guru BK tersebut diikuti oleh 32 guru BK dari sekolah mitra serta sekolah-sekolah di sekitar Smamio. Sementara para guru mengikuti sesi penguatan peran dan strategi pendampingan peserta didik, para siswa dilibatkan dalam kegiatan literasi yang dikemas secara interaktif dan edukatif.
Tidak hanya berfokus pada pendidik, rangkaian kegiatan ini juga melibatkan 62 siswa dalam program pengenalan potensi diri yang dikemas secara interaktif dan edukatif. Para siswa diajak mengunjungi Perpustakaan Alexandria Smamio, salah satu fasilitas literasi unggulan sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa mengikuti permainan literasi bertajuk Estafet Kertas, yakni kegiatan menyusun potongan-potongan kertas menjadi sebuah cerita utuh. Melalui permainan ini, siswa yang berada di barisan belakang ditantang untuk menyusun alur cerita secara runtut.
Aktivitas tersebut melatih kreativitas, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir kritis. Selain itu, para siswa juga membuat pohon literasi sebagai simbol tumbuh dan berkembangnya budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah.
Kegiatan literasi tersebut dipandu oleh Koordinator Perpustakaan Alexandria, Fitri Dewi Sundari, S.Pd., bersama dua siswa Smamio, yakni Arumi (kelas XI-3) dan Melva (kelas XI-4), yang berperan aktif sebagai fasilitator dalam mendampingi para peserta.
Kepala Smamio, Ulyatun Nikmah, M.Pd., mengatakan bahwa melalui kegiatan ini pihak sekolah berharap dapat memperkuat kolaborasi antara guru BK dan siswa dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang positif.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan potensi diri peserta didik serta menumbuhkan budaya literasi sebagai bagian dari upaya pencegahan perundungan di sekolah.
Salah satu peserta dari SMP Yimi, Rifat, mengungkapkan kekagumannya terhadap Perpustakaan Alexandria serta berbagai kegiatan yang diikutinya. Ia mengaku terkesan dengan suasana perpustakaan yang nyaman, modern, dan ramah bagi pelajar.
“Perpustakaannya sangat bagus dan membuat betah. Game estafet kertas sangat seru karena kami harus bekerja sama menyusun cerita, sedangkan pohon literasi membuat saya semakin semangat untuk membaca dan menulis,” ujarnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments