Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Belajar Faktor Tak Lagi Membingungkan: Siswa Grade 4 SDMM Menyusun, Menggambar, dan Menemukan Polanya

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Belajar Faktor Tak Lagi Membingungkan: Siswa Grade 4 SDMM Menyusun, Menggambar, dan Menemukan Polanya
Ria Pusvita Sari dan murid kelas IV ICP di tengah pembelajaran konsep faktor. (Nisfil Mafidah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sekotak persegi kecil di atas kertas menjadi pintu masuk bagi siswa Grade 4 International Class Program (ICP) SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik untuk mengenal konsep faktor. Dalam pembelajaran matematika Cambridge yang berlangsung selama 60 menit, Ria Pusvita Sari MPd bertindak sebagai guru buka kelas. Empat observer turut hadir untuk mengamati bagaimana murid belajar dan membangun pemahaman tentang faktor.

Pelajaran dibuka dengan pertanyaan sederhana: “Perkalian apa saja yang hasilnya 12?” Setelah berbagi jawaban dengan teman, siswa melihat bagaimana 12 kotak satuan dapat disusun menjadi persegi panjang berukuran 1 × 12, 2 × 6, dan 3 × 4. Dari susunan itu, mereka mulai menghubungkan bentuk persegi panjang dengan pasangan perkalian.

Berikutnya, siswa mencoba sendiri menggunakan kertas kotak-kotak. Mereka menyusun 12 kotak menjadi berbagai persegi panjang, menggambarnya, menggunting dan menempel, lalu menuliskan pasangan faktornya. Satu hal yang perlu diperhatikan: persegi panjang yang hanya diputar tetap menunjukkan pasangan faktor yang sama.

Kegiatan berlanjut dalam kelompok. Siswa memilih bilangan target 24 atau 36, kemudian membuat dan mencatat susunan persegi panjang yang mungkin. Mereka juga memeriksa apakah ada pasangan faktor yang terlewat. Sambil berkeliling, Ria Pusvita Sari mengajak siswa menjelaskan alasan mereka melalui pertanyaan, “Bagaimana kalian tahu?”

Empat observer mengikuti proses belajar dari dekat. Perhatian mereka tertuju pada cara murid menggunakan kotak satuan untuk menemukan susunan, menghubungkan panjang sisi dengan kalimat perkalian, serta memeriksa kelengkapan pasangan faktor. Pengamatan ini memberi ruang untuk melihat konsep dari sudut pandang murid: apa yang mereka lakukan, pikirkan, dan sampaikan saat belajar.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Agar lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, siswa juga diajak membayangkan 24 counters yang akan disusun dalam baris-baris sama banyak untuk pajangan kelas. Mereka mendiskusikan bagaimana pasangan faktor dapat membantu menentukan susunan yang rapi dan mengapa suatu bilangan dapat memiliki lebih banyak kemungkinan susunan daripada bilangan lainnya.

Di bagian akhir, siswa mengerjakan soal mandiri tentang pasangan faktor 16, memeriksa apakah 5 merupakan faktor dari 24, dan menjelaskan mengapa 2 × 12 dan 12 × 2 dihitung sebagai satu pasangan faktor. Mereka menutup kegiatan dengan menjelaskan arti faktor menggunakan kata-kata sendiri dan menggambar sebuah susunan persegi panjang.

Melalui kegiatan menyusun, menggambar, menggunting, menempel, berdiskusi, dan menjelaskan, konsep faktor hadir sebagai sesuatu yang dapat dilihat dan diperiksa. Sementara itu, kehadiran observer membantu menjadikan proses belajar murid sebagai pusat perhatian dalam kegiatan buka kelas ini. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 16/10/2026 21:29
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu