SMKS Muhammadiyah 4 Glenmore menghadirkan personel Kepolisian sebagai pemateri dalam kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi), Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah tersebut bertujuan membentuk karakter peserta didik baru yang berintegritas, disiplin, dan taat hukum.
Materi yang disampaikan berfokus pada pencegahan perundungan, kenakalan remaja, serta bahaya penyalahgunaan narkoba sebagai bekal awal bagi siswa baru dalam menjalani kehidupan sekolah.
Dalam pemaparannya, narasumber dari Kepolisian menjelaskan bahwa perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, dapat memberikan dampak buruk bagi korban maupun pelaku.
Karena itu, peserta didik diajak untuk saling menghormati, menjaga etika dalam pergaulan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.
Selain itu, siswa juga memperoleh pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, pelanggaran lalu lintas, penyalahgunaan media sosial, hingga pergaulan yang berpotensi membawa dampak negatif.
Para peserta diimbau agar mampu memilih lingkungan pergaulan yang sehat serta memanfaatkan masa remaja untuk mengembangkan potensi diri secara positif.
Materi mengenai bahaya narkoba menjadi salah satu pembahasan utama dalam kegiatan tersebut.
Pemateri menjelaskan dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, masa depan, hingga kehidupan sosial seseorang.
Mahmudi, selaku pemateri dari Kepolisian, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga masa depan bangsa.
“Jangan pernah mencoba narkoba, jauhi segala bentuk perundungan, dan hindari kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jadilah pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi contoh yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta didik tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Mereka juga aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar cara menghadapi perundungan, menghindari pergaulan negatif, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan penyalahgunaan narkoba.
Melalui sesi tersebut, siswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya menjaga diri dari berbagai perilaku menyimpang.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara SMKS Muhammadiyah 4 Glenmore dan Kepolisian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan, kenakalan remaja, dan penyalahgunaan narkoba.
Sekolah berharap edukasi tersebut mampu membentuk peserta didik yang memiliki kesadaran hukum, menghargai sesama, berkarakter kuat, serta siap menjadi pelajar Muhammadiyah yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments