Menyiapkan guru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Semangat inilah yang terus dibangun SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih dengan memberikan ruang kepada para guru untuk belajar, mengembangkan kompetensi, dan membawa praktik-praktik pembelajaran baru ke dalam kelas.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengirimkan dua guru muda, Amien Rohmanto SPd dan Hasan Basori SPdI mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pendidikan dalam Pembelajaran MIPA Bilingual di Kota Malang.
Kegiatan berlangsung selama empat hari, tepatnya Kamis–Ahad (3–6/9/2026) di Savana Hotel & Convention Malang.
Bimtek diselenggarakan oleh Dikdasmen PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah se-Jawa Timur.
Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri atas 50 peserta bidang Matematika dan 50 peserta bidang IPA.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi ruang strategis untuk saling berbagi pengalaman, wawasan, dan praktik baik dalam mengembangkan pembelajaran MIPA bilingual.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan sejumlah materi utama, di antaranya bedah buku MIPA bilingual, siklus pembelajaran bilingual CLIL–RCC–Scaffolding–Refleksi, serta penyusunan Lesson Plan pembelajaran bilingual.
Materi yang diberikan tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi diarahkan agar peserta mampu mengembangkan desain pembelajaran yang dapat diterapkan secara nyata di sekolah.
Dengan demikian, pembelajaran MIPA bilingual diharapkan menjadi lebih terarah, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih, Moch Safi’i MPd menyampaikan harapannya agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh kedua guru tersebut dapat segera direalisasikan di sekolah.
“Harapannya, ilmu yang telah diterima dapat direalisasikan di sekolah sehingga mampu menjadikan pembelajaran lebih inovatif, menyenangkan, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik” terangnya.
Keikutsertaan Amien dan Hasan dalam Bimtek tersebut menjadi bagian dari ikhtiar SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Guru yang terus belajar akan melahirkan pembelajaran yang terus berkembang, sehingga sekolah semakin siap menghadirkan pendidikan yang unggul, inovatif, dan berkemajuan.





0 Tanggapan
Empty Comments