Pesan inspiratif Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menjadi pengalaman berharga bagi Ali Akbar Darmawan, siswa kelas IX Tahfidz MTs Muhammadiyah 1 Taman (MTs Muhita), Kabupaten Sidoarjo.
Ali berkesempatan bertemu langsung dengan Abdul Mu’ti dalam acara Tasyakuran dan Stadium General SD Muhammadiyah 1–2 Taman, Senin (12/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ali mendapatkan pesan motivasi agar berani bermimpi, terus berusaha, dan menjadi generasi muslim terbaik.
Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi Ali untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam menghafal Al-Qur’an, sekaligus mempersiapkan masa depan dengan penuh keyakinan.
Hafal 13 Juz, Bersiap Tasmi’ 15 Juz
Ali Akbar Darmawan merupakan siswa kelas IX Tahfidz MTs Muhita yang telah mencapai hafalan Al-Qur’an sebanyak 13 juz. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Ali dalam mendalami dan menjaga kalam Allah.
Tak berhenti sampai di situ, Ali kini tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan tasmi’ hafalan 15 juz dalam sekali duduk yang direncanakan berlangsung bulan depan. Persiapan ini menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, serta murajaah atau pengulangan hafalan secara konsisten.
Bagi seorang penghafal Al-Qur’an, keberhasilan bukan hanya tentang menambah jumlah hafalan, tetapi juga menjaga ketepatan bacaan dan kekuatan ingatan. Karena itu, persiapan tasmi’ membutuhkan kesungguhan serta dukungan dari guru dan keluarga.
Capaian Ali juga menjadi gambaran ikhtiar MTs Muhita dalam membina generasi yang dekat dengan Al-Qur’an. Melalui kelas Tahfidz, sekolah berupaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus membiasakan siswa menjadikan nilai-nilainya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Amanat Menteri: Berani Bermimpi dan Jadilah yang Terbaik
Pertemuan dengan Abdul Mu’ti menjadi momentum istimewa bagi Ali untuk memperoleh motivasi dalam menempuh perjalanan pendidikan. Pesan tentang keberanian bermimpi mengingatkan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih cita-cita melalui usaha yang sungguh-sungguh.
Bermimpi besar perlu disertai langkah nyata. Bagi Ali, hal itu dapat diwujudkan dengan menjaga hafalan, meningkatkan kualitas bacaan, disiplin belajar, serta terus memperbaiki diri. Semangat tersebut juga relevan bagi seluruh siswa MTs Muhita agar tidak ragu mengembangkan kemampuan di bidang masing-masing.
Menjadi yang terbaik bukan semata-mata berarti mengungguli orang lain. Lebih dari itu, setiap siswa diharapkan mampu mencapai potensi terbaiknya, menjaga akhlak, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi sesama
Mohon Doa Restu untuk MTs Muhita
Dalam kesempatan tersebut, Fajar Nur Habib, guru MTs Muhita yang mendampingi Ali, turut menyampaikan permohonan doa restu kepada Abdul Mu’ti agar MTs Muhita dapat terus memberikan pendidikan terbaik bagi para siswanya.
“Mohon doa restu dari Bapak Menteri agar pelaksanaan pendidikan di MTs Muhita dapat berjalan dengan baik, sehingga kami mampu mencetak generasi muslim terbaik untuk umat dan bangsa,” ungkap Fajar.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mengembangkan kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan adab, dan menguatkan nilai-nilai keislaman. Karena itu, MTs Muhita terus berupaya memadukan ilmu pengetahuan, pembinaan akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Pertemuan Ali dengan Abdul Mu’ti menjadi pengingat bahwa cita-cita besar perlu diiringi ikhtiar, doa, dan konsistensi. Dengan dukungan guru, orang tua, serta lingkungan pendidikan yang baik, Ali diharapkan dapat menuntaskan target tasmi’ 15 juz dan terus bertumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments