Kreativitas siswa kelas 6 Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 1 Menganti kembali terlihat melalui proyek Tugas Akhir dengan tema Inovasi Lingkungan berupa pembuatan sabun berbahan alami dari bonggol nanas.
Proyek ini menjadi salah satu bentuk syarat untuk kelulusan siswa kelas 6. Pembelajaran kreatif yang menggabungkan inovasi, pemanfaatan limbah alami, serta kepedulian terhadap lingkungan menjadi sebuah produk yang bermanfaat.
Kelompok Inovasi Lingkungan dari kelas 6 Utsman Bin Affan yang beranggotakan Kayla Anastasya, Kirana Sasmayra, Dhita Paramudia, Alkhalifi Arjuna, afgan Naufal, Aditya Naufal, dan Tabarak Ghaisan membuat sebuah proyek inovasi lingkungan berupa sabun cair serba guna yang diberi judul “PineBrom Sabun Serba Guna”.
Dalam proses pengerjaannya, para siswa menunjukkan semangat dan kerja keras yang luar biasa. Mereka melakukan berbagai tahapan mulai dari mencari ide, menentukan komposisi bahan, merancang desain produk, hingga melakukan uji coba agar sabun yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan menarik.

Tidak sedikit tantangan yang mereka hadapi, terutama dalam menentukan perpaduan bahan alami dan bahan pendukung agar hasil sabun tetap aman digunakan serta memiliki aroma yang nyaman.
Pembimbing proyek, Ma’rifah Ramadhona menyampaikan rasa bangga terhadap perjuangan dan kreativitas para siswa selama proses pembuatan hingga pelaksanaan ujian tugas akhir berlangsung.
“Anak-anak sangat luar biasa dalam proyek ini. Mereka mampu menunjukkan kerja sama, kreativitas, dan semangat belajar yang tinggi. Dari awal proses hingga ujian berlangsung, mereka terus berusaha memperbaiki dan mengembangkan produk agar mendapatkan hasil terbaik,” ujar pembimbing.
Selain itu, tim penguji Seminar Tugas Akhir juga memberikan apresiasi terhadap ide kreatif yang diangkat siswa dalam memanfaatkan bonggol nanas sebagai bahan alami. Namun, penguji memberikan beberapa masukan penting agar produk dapat lebih berkembang ke depannya.
“Kalian perlu lebih memperhatikan komposisi antara bahan alami dan bahan kimia agar produk tetap aman saat digunakan. Selain itu, proyek ini juga harus lebih fokus, apakah ingin lebih menonjolkan aroma sabun atau menonjolkan manfaat bahan alami dari bonggol nanas sebagai ciri utama produk tersebut,” ujar Nike Ardila, salah satu tim penguji Tugas Akhir.
Melalui proyek ini, siswa tidak hanya belajar membuat sebuah produk, tetapi juga belajar tentang proses inovasi, tanggung jawab, kerja sama, serta pentingnya menjaga keamanan dan kualitas dalam sebuah karya.
Proyek tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi siswa SD Muhammadiyah 1 Menganti untuk terus berkarya dan berinovasi di masa depan.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments