SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dalam upaya menguatkan core value RESPECT School, khususnya pada pilar smart and creative, jajaran pimpinan Smamita melaksanakan kunjungan akademik ke Huaqiang Vocational and Technical School di Shenzhen, Tiongkok, Kamis (17/4/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi Smamita untuk memperluas wawasan global sekaligus memperkuat arah pengembangan pendidikan berbasis teknologi. Direktur Smamita bersama tim mempelajari secara langsung sistem manajemen pembelajaran yang telah terintegrasi dengan teknologi modern.
Huaqiang Vocational and Technical School dikenal sebagai institusi yang berorientasi pada pengembangan keterampilan masa depan. Dalam sesi pemaparan, rombongan Smamita memperoleh penjelasan mengenai implementasi pembelajaran digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses belajar mengajar, serta pengelolaan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
Selain itu, sekolah tersebut unggul dalam pengembangan berbagai bidang teknologi, seperti AI, teknologi informasi (IT), robotika, hingga produksi animasi digital. Fasilitas pembelajaran yang modern dan berbasis praktik memberikan gambaran konkret tentang bagaimana pendidikan mampu menjawab tantangan era disrupsi.
Direktur Smamita, Edwin Yogi Laayrananta, M.I.Kom., menyampaikan bahwa kunjungan ini menghadirkan banyak inspirasi bagi pengembangan sekolah.
“Pembelajaran di sekolah ini merupakan langkah yang sangat baik dalam mengembangkan keterampilan siswa di bidang teknologi, termasuk dalam sistem manajemen pembelajaran sekolah,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kunjungan seremonial, agenda ini menjadi pijakan strategis bagi Smamita dalam merumuskan inovasi pendidikan ke depan. Berbagai praktik yang diperoleh diharapkan dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah.
Ke depan, Smamita berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional, guna menghadirkan ekosistem pendidikan yang dinamis, kreatif, dan berdaya saing global. Langkah ini sekaligus meneguhkan peran Smamita dalam mencetak generasi yang siap menghadapi masa depan dengan kecakapan teknologi, kreativitas tinggi, serta wawasan global yang kuat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments