Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lazismu Al Maun Goes To Village Salurkan Dana Pendidikan Bagi Warga Terdampak Konflik Agraria

Iklan Landscape Smamda
Lazismu Al Maun Goes To Village Salurkan Dana Pendidikan Bagi Warga Terdampak Konflik Agraria
pwmu.co -

Dari Pendampingan Hukum Ke Penguatan Psikologis  

Lazismu Al Maun Goes to Village. (Istimewa/PWMU.CO)
Lazismu Al Maun Goes to Village. (Istimewa/PWMU.CO)

Dalam suatu sesi pembahasan konflik agraria di Desa Pakel, Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo, menyoroti dampak multidimensional yang dialami warga, baik dari segi ekonomi maupun hak asasi manusia.

“Konflik agraria tidak hanya merugikan secara materiil seperti hilangnya mata pencaharian dan penurunan kesejahteraan tetapi juga melanggar prinsip-prinsip HAM, termasuk hak atas penghidupan yang layak dan keadilan,” jelasnya.

Konflik ini, lanjut Raharjo, telah meminggirkan akses warga terhadap sumber daya agraria yang menjadi tulang punggung ekonomi mereka. Padahal, konstitusi dan instrumen HAM menjamin hak masyarakat atas tanah dan lingkungan yang sehat, tandasnya.

Ia juga mengkritik lambannya penanganan hukum, yang memperpanjang penderitaan warga. Muhammadiyah mendorong penyelesaian berbasis keadilan restoratif, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan untuk mengembalikan hak-hak warga sekaligus memulihkan kondisi sosial-ekonomi mereka.

Sejalan dengan itu, strategi penguatan ekonomi warga Desa Pakel perlu diwujudkan dengan memanfaatkan potensi lokal yang masih belum tergarap optimal. Hal tersebut disampaikan David Efendi, Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah.

Pendekatan berbasis komunitas dan kearifan lokal untuk menciptakan ekonomi yang berkelanjutan perlu segera diaktivasi. “Desa Pakel memiliki sumber daya alam dan manusia yang potensial. Tantangannya adalah bagaimana mengubah potensi ini menjadi nilai ekonomi nyata melalui inovasi, pelatihan, dan akses pasar,” jelas David menekankan.

Komitmen Muhammadiyah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Pakel melalui berbagai program konkret merupakan ihwal utama gerakan Al-Maun. “Kami akan terus berusaha membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan program-program yang ada, termasuk menghadirkan pelatihan usaha khusus untuk warga Pakel,” pungkasnya.

Langkah-langkah pemberdayaan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi warga secara berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan segala potensi lokal yang dimiliki desa.

Sejurus dengan dengan kegiatan tersebut, Muhammadiyah turut memberikan Konsultasi Psikologi dan Hukum Agraria. Selain mendukung aspek ekonomi, kegiatan pada Ramadan kemarin di Pakel juga memberikan perhatian pada kesejahteraan psikologis dan aspek hukum yang dihadapi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, warga memperoleh layanan konsultasi psikologi, warga mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai kesehatan mental serta cara mengelola stres dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, konsultasi hukum agraria sebagai lapisan pengetahuan bagi warga, bertujuan memberikan edukasi tentang hak-hak masyarakat dalam pengelolaan tanah dan sumber daya alam, serta berbagai permasalahan hukum yang sering dihadapi petani dan warga setempat.

Oleh karena itu, apa yang dialami warga di Desa Pakel adalah keprihatinan bagi Majelis Hukum dan HAM (MHH) PP Muhammadiyah yang dinyatakan atas kondisi masyarakat Pakel yang masih awam akan pemahaman tentang batas-batas hukum.

SMPM 5 Pucang SBY

Di saat berada dalam kondisi rentan lalu dimanfaatkan oleh pihak-pihak berkepentingan. Komitmen MHH PP Muhammadiyah untuk terus mendampingi warga dalam upaya penegakan keadilan, termasuk melalui pendampingan hukum dan advokasi kebijakan, menurut Raharjo sebagai upaya menegakkan keadilan.

Pendidikan adalah Kunci Bangkit dari Keterpurukan

Lazismu Al Maun Goes to Village. (Istimewa/PWMU.CO)
Lazismu Al Maun Goes to Village. (Istimewa/PWMU.CO)

Sebagai bentuk komitmen nyata, LHKP PP Muhammadiyah bersama MHH PP Muhammadiyah dan Lazismu PP Muhammadiyah untuk akses pendidikan, dilakukan penyaluran beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban konflik agraria di Desa Pakel, Banyuwangi.

Program ini tidak hanya membantu siswa dari keluarga terdampak konflik, tetapi juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu. “Pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai keterpurukan dan menciptakan masa depan yang lebih baik,” kata Alfian Djafar, Sekretaris MHH PP Muhammadiyah  saat menyerahkan bantuan.

Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus memotivasi penerima untuk terus bersemangat dalam mengejar cita-cita. Langkah ini merupakan bagian integral dari pendekatan holistik Muhammadiyah dalam membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan di berbagai sektor.

Sebagai bagian dari komitmen sosial di bulan suci, dalam kegiatan ini LHKP PP Muhammadiyah bersama MHH PP Muhammadiyah dan Lazismu PP Muhammadiyah turut pula menyalurkan parsel Ramadan berisi kebutuhan pokok kepada masyarakat kurang mampu di Desa Pakel.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga dalam menjalankan ibadah puasa, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah ini.

“Bantuan ini merupakan bentuk nyata solidaritas kami kepada masyarakat, khususnya mereka yang paling terdampak secara ekonomi,” tutur David. Melalui distribusi parsel yang menyasar keluarga prasejahtera dan korban konflik agraria, inisiatif ini diharapkan dapat membawa kegembiraan sekaligus menjadi stimulus untuk menjaga semangat gotong-royong di tengah masyarakat.

Kegiatan Ramadan di Pakel tahun ini menjadi bukti nyata bagaimana kebersamaan dapat memperkuat solidaritas dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya program-program ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Penulis Humas Lazismu PP Muhammadiyah Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡