Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LPCRPM PWM Jatim Gandeng RS Muhammadiyah Lamongan, Siapkan Akademi Marbot Masjid Batch 3

Iklan Landscape Smamda
LPCRPM PWM Jatim Gandeng RS Muhammadiyah Lamongan, Siapkan Akademi Marbot Masjid Batch 3
Foto bersama jajaran LPCRPM PWM Jatim bersama Direktur RSML setelah diskusi. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Upaya penguatan fungsi masjid sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan umat terus digencarkan. Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur melakukan audiensi strategis ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), Rabu (8/4/2026).

Rombongan LPCRPM PWM Jatim dipimpin langsung Ketua Dr. Hasan Ubaidilah, M.M., didampingi Wakil Ketua Fathurrahim Syuhadi, Sekretaris Imam Ghozali, serta anggota M. Taufiq dan Alfain Jalaluddin Ramadlan. Turut hadir Ketua LPCRPM PDM Lamongan Moh. Nadjih Bakar bersama sekretaris Fadlan dan Ahmad Sabih.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh Direktur RSML dr. M. Asro Abdih Y., Sp.U., bersama jajaran direksi, di antaranya Wakil Direktur Rachmad Ardiyanzah Pua Geno, S.KM., M.Kes., dan Drs. Taufik Yudiantoro, Ak., M.Acc., serta Ketua Takmir Masjid Asy-Syifa, Abdul Ghofur.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu membahas rencana pelaksanaan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Batch 3 yang akan digelar di Masjid Asy-Syifa RSML pada Juni 2026.

Ketua LPCRPM PWM Jatim, Hasan Ubaidilah, menyampaikan bahwa Masjid Asy-Syifa merupakan salah satu masjid percontohan tingkat nasional yang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Masjid RS Muhammadiyah Lamongan ini menjadi salah satu model nasional. Harapannya, melalui AM3, pengelolaan masjid yang baik ini bisa direplikasi oleh masjid-masjid Muhammadiyah lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa LPCRPM memiliki mandat tidak hanya mengembangkan cabang dan ranting, tetapi juga memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat. Program AM3 menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan hal tersebut.

Target Libatkan Masjid Se-Jawa Timur

Sementara itu, Sekretaris LPCRPM PWM Jatim, Imam Ghozali, menjelaskan bahwa program AM3 telah berjalan di beberapa daerah dan akan terus diperluas.

“Batch pertama di Masjid Baitul Mukhlisin Ponorogo pada 13-15 Februari 2026, Batch kedua di Masjid Al Fattah Muhammadiyah Tulungagung 1-3 Mei 2026. Untuk batch ketiga, kami rencanakan di Masjid Asy-Syifa RSML. Setiap batch diikuti oleh 12 masjid, dimana tiap masjid mengirim lima orang,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai masjid di Jawa Timur, dengan durasi pelatihan selama tiga hari tiga malam. Para peserta merupakan perwakilan masjid yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengelolaan masjid di daerah masing-masing.

“Kami menargetkan setiap kabupaten  mengirimkan empat sampai delapan perwakilan masjid. Ke depan, AM3 akan digelar secara merata di seluruh Jawa Timur dengan sistem klaster,” tambahnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Suasana diskusi Rombongan LPCRPM PWM Jatim bersama Jajaran Direksi RSML. (Istimewa/PWMU.CO)

RSML Siap Dukung Penuh

Direktur RSML, dr. M. Asro Abdih, menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan komitmen penuh rumah sakit dalam mendukung program Muhammadiyah.

“Semua fasilitas yang ada di sini kami dedikasikan untuk persyarikatan. Apa pun yang bisa kami bantu, insyaAllah akan kami support,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan visi besar pengembangan Masjid Asy-Syifa ke depan, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pelayanan umat.

Beberapa rencana pengembangan yang disampaikan antara lain pembangunan koridor penghubung antara rumah sakit dan masjid, penataan area parkir, serta pengembangan unit usaha seperti apotek, laundry, dan kafe 24 jam yang hasilnya akan dikelola untuk kemakmuran masjid.

“Ke depan, kami berharap masjid tidak hanya didukung rumah sakit, tetapi justru bisa menjadi penopang utama, termasuk dalam aspek finansial,” imbuhnya.

Audiensi ini menjadi langkah awal sinergi antara LPCRPM PWM Jatim dan RSML dalam menguatkan peran masjid sebagai pusat dakwah berbasis pelayanan.

Dengan adanya AM3 Batch 3 di Masjid Asy-Syifa, diharapkan lahir para marbot dan pengelola masjid yang profesional, inovatif, dan mampu menjadikan masjid sebagai pusat peradaban umat.

Sinergi ini sekaligus menegaskan bahwa masjid Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat transformasi sosial yang berkemajuan. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 08/04/2026 20:49
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡