Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN UMG Ajak Warga Desa Cinandang Olah Limbah Organik Menjadi Eco Enzyme

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN UMG Ajak Warga Desa Cinandang Olah Limbah Organik Menjadi Eco Enzyme
Mahasiswa KKN Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik melakukan proses pencampuran limbah organik, molase, dan air sebagai bahan pembuatan Eco Enzyme.
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengajak warga dan Karang Taruna Desa Cinandang, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, mengolah limbah organik rumah tangga menjadi Eco Enzyme.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) tersebut menjadi salah satu program kerja KKN untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah organik sekaligus memberikan keterampilan dalam memanfaatkan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan praktik langsung pembuatan Eco Enzyme bersama warga dan pemuda setempat.

Para peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis limbah organik rumah tangga yang dapat dimanfaatkan, seperti kulit buah dan sisa sayuran.

Dalam praktik tersebut, mahasiswa KKN menggunakan limbah berupa kulit nanas, melon, jeruk, dan mangga, serta daun dan batang sawi.

Proses pembuatan dimulai dengan membersihkan dan memotong limbah organik menjadi ukuran kecil sekitar 2–3 sentimeter. Selanjutnya, limbah ditimbang hingga mencapai 3 kilogram.

Bahan tersebut kemudian dicampurkan dengan 1 kilogram molase dan 10 liter air. Setelah seluruh bahan tercampur, larutan dimasukkan ke dalam wadah dan ditutup untuk menjalani proses fermentasi selama kurang lebih 90 hari.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pengetahuan mengenai tahapan pengolahan limbah organik, mulai dari pemilahan bahan, persiapan, pencampuran, hingga proses fermentasi.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan Eco Enzyme setelah proses fermentasi selesai.

Eco Enzyme yang telah matang dapat dimanfaatkan setelah diencerkan untuk berbagai keperluan, seperti mendukung perawatan tanaman dan membantu kebersihan lingkungan rumah tangga.

SMPM 5 Pucang SBY

Kegiatan ini sekaligus mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah organik sejak dari sumbernya. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, limbah rumah tangga dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Ketua KKN Kelompok 18, Achmad Dannys, berharap kegiatan tersebut tidak berhenti selama pelaksanaan program KKN, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Cinandang.

“Kami berharap masyarakat Desa Cinandang dapat terus memanfaatkan limbah organik yang ada di sekitar menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Selain mengurangi jumlah limbah yang dibuang, pembuatan Eco Enzyme juga dapat menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang sederhana dan mudah dilakukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan limbah dari lingkungan terdekat menjadi langkah penting dalam membangun kebiasaan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Program pemanfaatan limbah organik menjadi Eco Enzyme tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh warga setelah program KKN selesai.

Dengan penerapan yang berkelanjutan, pengelolaan limbah organik dapat menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan sekaligus kelestarian lingkungan Desa Cinandang.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik dalam memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada masyarakat melalui pemanfaatan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar.

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu