Peringatan Milad ke-62 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) berlangsung pada Sabtu (18/04/2026) dengan penuh antusiasme dari seluruh peserta dan tamu undangan.
Lebih dari sekadar ajang seremonial, momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antar kader.
Kegiatan yang digelar di lingkungan kampus UMG ini terhadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya Bupati Gresik H Fandi Akhmad Yani SE MMB, Rektor UMG Prof Dr Khoirul Anwar SPd MPd, hingga Ketua PDM Gresik H Muhammad Thoha Mahsun SAg MPdI.
Kemudian hadir pula Ketua Fokal IMM Jawa Timur Choirul Anam SPd MN, Ketua Fokal IMM Gresik Al Muslimin SE MM, serta Sekretaris Fokal IMM Jawa Timur Ali Muthohirin SSy. Dan tidak ketinggalan, jajaran Pimpinan Cabang IMM Gresik.
Tak hanya itu, seluruh komisariat IMM UMG ikut ambil bagian. Mulai dari Teknokrat (FT), Alfarezi (FKIP), Istifham (FAI), Hukum (FH), Lidzabah (FAKES), Abraham Maslow (FPSI), hingga Oryza Satifa (Faperta).
Titik Refleksi Kader
Kehadiran lintas komisariat ini membuat suasana terasa lebih hidup dan penuh keakraban. Dalam sambutannya, para tokoh menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan IMM yang telah memasuki usia ke-62 tahun.
Milad ini dipandang sebagai titik refleksi bagi kader untuk terus berkontribusi, tidak hanya di ranah akademik, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan keumatan.
Acara tersebut berlangsung secara tertib, lancar, dan penuh khidmat, mencerminkan kesiapan panitia serta antusiasme para peserta yang hadir.
Sejak awal kegiatan, suasana sudah terasa hangat dan penuh kebersamaan, di mana para tamu undangan dan kader IMM mengikuti setiap rangkaian dengan penuh perhatian.
Kegiatan beraawal dengan proses registrasi peserta sebagai bentuk pendataan kehadiran. Kemudian berlanjut dengan pembukaan yang menandai secara resmi dimulainya seluruh rangkaian acara Milad ke-62 IMM UMG.
Suasana semakin syahdu saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an atau gema wahyu ilahi dikumandangkan. Kemudian berlanjut dengan Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IMM sebagai bentuk peneguhan semangat kebangsaan dan ideologi gerakan.
Memasuki sesi berikutnya, acara terisi dengan sambutan-sambutan dari berbagai tokoh penting. Mulai dari Ketua Cabang IMM, Rektor UMG, Ketua PDM Gresik, hingga Bupati Gresik atau yang mewakili.
Dalam sambutannya, para tokoh menegaskan pentingnya peran kader IMM dalam menjaga nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemasyarakatan di tengah tantangan zaman.
Launching Korps Immawati
Tidak hanya itu, momentum Milad ini juga semakin bermakna dengan launching Korps Immawati PC IMM Gresik. Hal ini sebagai bentuk nyata penguatan peran, kontribusi, dan eksistensi kader perempuan IMM dalam gerakan dakwah dan kemasyarakatan.
Kehadiran Korps Immawati ini harapannya mampu menjadi wadah yang strategis dalam mengembangkan potensi, kepemimpinan, serta solidaritas kader perempuan. Sehingga, dapat turut berkontribusi secara aktif dalam menjawab tantangan zaman.
Setelah prosesi launching, kegiatan berlanjut pada acara inti, yakni stadium general yang menghadirkan wawasan, inspirasi, serta motivasi bagi seluruh peserta.
Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memperluas cara pandang, memperkuat semangat intelektual, serta meneguhkan komitmen sebagai kader IMM yang berdaya saing dan berkemajuan.
Antusiasme peserta pun terlihat dari keterlibatan aktif dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Rangkaian acara kemudian berakhir dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol apresiasi dan penghormatan kepada para tamu undangan serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Momen tersebut sekaligus menjadi penutup yang hangat dan berkesan. Mengakhiri seluruh rangkaian acara dengan nuansa kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat ukhuwah yang semakin erat di antara seluruh peserta.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, Milad ke-62 ini menjadi lebih dari sekadar perayaan, melainkan ruang mempererat ukhuwah dan meneguhkan kembali komitmen kader IMM untuk terus bergerak dan berdampak.





0 Tanggapan
Empty Comments