Teriknya matahari siang tak menghalangi semangat siswa-siswi SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik untuk mengikuti karnaval Agustusan dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI yang digelar Kecamatan Gresik pada Sabtu (23/8/2025).
Dengan mengenakan busana adat dari berbagai provinsi di Indonesia, para siswa tampil penuh percaya diri. Dwi Arga Rianto, Raisya Putri Fitriah, Yasmin Calista Artanti, Alya Azwa, Brilliant Kennard Firdausi, Febiola Naomi Brilliant Rahmat, Raditya Roid Alamsah, Aliyah Khansa Putri, Enrigo Almer Atmadinandra, Khansa Sabiha Syahra, Aurell Natasya, Annisa Hanif, Kalila Ganeshia Maulida, Lydia Dewi, Nadiyya Annisa, Khansa Aghniya, Tifa Ariesta, Vania Maudy, Nova Amelia, Safira Candra, Aliftya Indah Purbasari, Afiya Nayla, Salma Fahmida, dan Khairunnisa Anindyawati berjalan mengikuti rute karnaval yang telah disiapkan panitia. Berbagai busana adat dari Sabang sampai Merauke diperagakan dengan anggun, mulai pakaian tradisional Minangkabau yang megah, kebaya Jawa yang klasik, hingga busana adat Papua yang eksotis.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Melalui karnaval ini, kami berharap generasi muda semakin mencintai dan melestarikan warisan budaya kita,” ujar Afiya Nayla, yang mengenakan busana adat Dayak asal Borneo.
Hal berbeda disampaikan Kalila Ganeshia yang mengenakan busana daur ulang dari plastik bekas. Menurutnya, karnaval Agustusan ini juga dapat menjadi sarana kampanye untuk menjaga lingkungan dari sampah plastik.
Sunarko SPsi, selaku penanggung jawab rombongan Spemutu Gresik, menyampaikan rasa gembiranya atas terselenggaranya karnaval Agustusan yang digelar Kecamatan Gresik. Menurutnya, kolaborasi antar lembaga pemerintahan dalam kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi Spemutu Gresik, khususnya di wilayah Kecamatan Gresik Kota.
“Terima kasih kepada panitia karnaval Agustusan yang sudah memberikan ruang bagi siswa-siswi Spemutu Gresik untuk mempromosikan program unggulan sekolah, baik di bidang akademik maupun non-akademik, kepada masyarakat Gresik. Semoga bermanfaat bagi semuanya,” tuturnya.
Suasana semakin meriah ketika warga tumpah ruah di sepanjang jalan untuk menyaksikan sekaligus berpartisipasi dalam karnaval Agustusan yang diikuti 15 kelurahan dan 5 desa di wilayah Kecamatan Gresik. Banyak warga juga mengabadikan momen unik ini dengan berfoto bersama siswa Spemutu menggunakan kamera ponsel. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments