Pimpinan Daerah (Pimda) 06 Tapak Suci Kota Surabaya kembali melanjutkan program pembinaan lanjutan bagi siswa tingkat 3 dan 4.
Momen ini berlangsung setelah sukses melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tahap 1 Tahun 2026 pada Sabtu–Minggu (16–17/05/2026) di SD Muhammadiyah 14 Surabaya.
Lebih lanjut, program tersebut menjadi bagian dari upaya strategis Pimda 06 Surabaya dalam mencetak kader-kader pelanjut keilmuan Tapak Suci yang nantinya dipersiapkan untuk membina siswa dasar hingga siswa tingkat dua di masing-masing cabang.
Pembinaan ini harapannya mampu melahirkan generasi pesilat muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknik bela diri. Tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, serta tanggung jawab dalam meneruskan nilai-nilai keilmuan Tapak Suci kepada adik-adik tingkatnya.
Di Bawah Bimbingan Pendekat
Sebanyak 14 siswa terpilih akan mengikuti program pembinaan intensif yang dibimbing langsung oleh Pendekar Kepala Kusnanang dari Bidang Pendidikan Pimda 06 Tapak Suci Surabaya.
Mereka akan mendapatkan pendalaman materi, penguatan mental, serta pelatihan kepelatihan sebagai bekal dalam proses kaderisasi di lingkungan Tapak Suci.
Kegiatan latihan rutin tersebut rencananya berlangsung di Aula Pusat Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya yang berada di Jalan Wuni, Surabaya.
Meski demikian, pelaksanaan latihan juga dimungkinkan berlangsung di lokasi lain sesuai kebutuhan program pembinaan dan pengembangan materi latihan.
Selama masa pembinaan, para peserta akan menjalani latihan rutin, evaluasi kemampuan, hingga pemantapan materi keilmuan dan kepelatihan sebagai bagian dari proses kaderisasi Tapak Suci Surabaya.
Butuh Komitmen dan Kedisiplinan Tinggi
Moch Zakarija SPd PKa dari Bidang Pendidikan Pimda 06 Surabaya menegaskan bahwa program tersebut membutuhkan komitmen dan kedisiplinan tinggi dari seluruh peserta.
“Apabila dari program yang dibuat Pimda ini di antara 14 siswa tersebut ada yang tidak aktif tanpa alasan yang jelas selama beberapa kali kegiatan, maka akan dianggap gugur dalam mengikuti program tersebut” ujarnya.
Sementara itu, Ketua II Pimda 06 Surabaya, Dr Yusuf Wibisono ST MM PKa menyampaikan bahwa program pembinaan tersebut akan berjalan berkelanjutan sebagaimana kegiatan LKPTS yang selama ini telah terlaksana.
“Program ini akan terus berlanjut seperti LKPTS yang selama ini sudah ada. Kalian harus mengikuti setiap program yang telah dijadwalkan oleh bidang pendidikan dengan latihan rutin yang telah ditentukan. Jangan sampai tidak mengikuti dengan alasan yang tidak jelas” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa perkembangan setiap peserta akan terus dipantau oleh Bidang Pendidikan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan kelanjutan jenjang dan pembinaan mereka di Tapak Suci Surabaya.
Melalui program ini, Pimda 06 Tapak Suci Surabaya berharap mampu menciptakan regenerasi kader yang kuat, berkarakter. Dan siap menjadi penerus perjuangan organisasi serta pengembang keilmuan Tapak Suci di masa mendatang.





0 Tanggapan
Empty Comments