RSI Siti Aisyah Madiun menggelar Pelatihan In House Training (IHT) Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung Ahmad Dahlan lantai 4 ini diikuti oleh perwakilan manajemen, kepala unit, serta staf dari berbagai instalasi. Pada gelombang pertama, pelatihan diikuti oleh 75 peserta.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam memenuhi standar akreditasi rumah sakit, khususnya dalam pengelolaan risiko demi menjamin keselamatan pasien, pengunjung, dan tenaga kesehatan.
Pelatihan menghadirkan lima materi utama yang disampaikan oleh narasumber internal dan rekanan, yakni:
1. K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
Disampaikan oleh Warsito, S.Sos., materi ini membahas identifikasi potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Termasuk juga pengelolaan utilitas rumah sakit seperti listrik, air bersih, dan gas medis yang mendukung operasional 24 jam.
2. B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Dibawakan oleh Dwi Wahyuni, S.Farm., Apt., peserta dibekali pemahaman tentang jenis, penyimpanan, penanganan, serta pengelolaan limbah B3 sesuai regulasi.
3. Keamanan dan Keselamatan
Disampaikan oleh Sumadi, S.Sos., membahas sistem dan prosedur pengamanan area rumah sakit agar seluruh layanan berjalan aman selama 24 jam.
4. Pemeliharaan Alat Medis
Oleh Cahya Arbi Nugraha, A.Md.T., menekankan pentingnya kalibrasi, pemeliharaan preventif, serta pencatatan logbook alat medis guna menjamin akurasi layanan.
5. Proteksi Kebakaran dan Praktik Pemadaman
Tim rekanan RSI memberikan materi tentang segitiga api, jenis APAR, jalur evakuasi, serta praktik langsung pemadaman api menggunakan APAR dan karung basah di area terbuka.
Kegiatan berlangsung interaktif, terutama saat sesi praktik pemadaman api. Peserta terlihat antusias karena dapat mencoba langsung teknik penanganan kebakaran kecil secara tepat.
Manajemen berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kesadaran seluruh karyawan terhadap pentingnya keselamatan kerja.
“Manajemen fasilitas dan keselamatan bukan hanya tugas tim IPSRS atau K3, tapi tanggung jawab kita semua. Satu tindakan kecil untuk mencegah risiko bisa menyelamatkan banyak nyawa,” pesan salah satu panitia di akhir acara.
Pelatihan ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan RSI Siti Aisyah Madiun.






0 Tanggapan
Empty Comments