SMP Muhammadiyah 13 Surabaya (Spemgalas) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Jambore Pengenal (Jampanal) 2026 Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur. Menjadi satu-satunya sekolah dari Kota Surabaya yang mengirimkan kontingen putra dan putri, Spemgalas berhasil membawa pulang delapan penghargaan dari berbagai cabang perlombaan.
Kegiatan yang berlangsung pada 28–30 Oktober 2026 ini digelar di Bumi Perkemahan HW Jawa Timur, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Jampanal menjadi ajang bagi para pandu pengenal untuk mengembangkan keterampilan kepanduan, melatih kemandirian, memperkuat karakter, dan mempererat persaudaraan antarpeserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Dalam kompetisi tersebut, kontingen putri Spemgalas berhasil meraih empat penghargaan, yakni Juara II Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Juara II Peta Pita, Juara II Rakit Tandu, dan Juara II Semaphore.
Prestasi serupa juga ditorehkan kontingen putra. Mereka berhasil meraih Juara II PBB, Juara II Peta Pita, Juara I Rakit Tandu, dan Juara I Semaphore.
Dengan demikian, kedua kontingen berhasil mengumpulkan delapan penghargaan. Capaian ini menjadi buah dari latihan, kedisiplinan, kerja keras, dan kekompakan para siswa bersama pembina.
Belajar Mandiri dan Mempererat Persaudaraan
Salah satu peserta Jampanal dari Spemgalas, Ladiba, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, jambore memberikan banyak pengalaman baru yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di kelas.
“Jampanal sangat seru! Kami mendapatkan banyak pengalaman dan belajar banyak hal di sana. Mulai dari saling mengenal teman baru, saling menghargai, bekerja sama, hingga belajar menjadi lebih mandiri. Banyak pengalaman menyenangkan yang tidak bisa didapatkan hanya dari pembelajaran di kelas,” ungkapnya.
Bunda Yuli juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat para siswa selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kegiatan ini sangat bagus untuk melatih anak-anak. Selama di sana, mereka terlihat begitu bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan jambore. Apalagi dengan hasil perlombaan yang membanggakan, tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi mereka. Semua latihan dan usaha yang telah dilakukan akhirnya terbayarkan dengan prestasi ini,” tuturnya.
Keikutsertaan Spemgalas dalam Jampanal 2026 tidak hanya berorientasi pada perolehan piala. Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk belajar tentang keberanian, tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.
Keberhasilan menjadi satu-satunya sekolah dari Surabaya yang berpartisipasi sekaligus meraih delapan penghargaan di tingkat Jawa Timur menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Spemgalas.
Bagi Spemgalas, setiap pengalaman adalah pembelajaran, setiap perjuangan adalah proses, dan setiap prestasi menjadi langkah nyata untuk menjadi Pelopor Perubahan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments