Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya atau SD Musix. Atharrazka Janitra Noor Almeera Meridian, siswa kelas 4 ICP, berhasil meraih Juara 2 sekaligus membawa pulang medali perak dalam ajang The 1st Muhammadiyah Games tingkat nasional di Yogyakarta.
Almeera meraih prestasi tersebut pada Cabang Olahraga (Cabor) Panahan yang digelar sejak Selasa hingga Ahad (12–17 Mei 2026) di Lapangan Universitas Ahmad Dahlan.
Ajang olahraga nasional ini diinisiasi oleh Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan PWM Yogyakarta dan PWM Jawa Tengah. Kompetisi tersebut mempertemukan ratusan atlet panahan Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia.
Perjalanan Almeera menuju podium juara tidak berlangsung mudah. Ia memulai babak kualifikasi dari posisi kelima. Namun berkat ketenangan dan mental bertanding yang kuat, siswi kelas internasional itu berhasil melesat hingga menempati posisi kedua nasional.
“Di event lomba kali ini saya banyak mendapatkan pengalaman berharga. Saya bisa bertemu dengan pemanah-pemanah hebat Muhammadiyah dari seluruh Indonesia. Perebutan juaranya sangat ketat. Alhamdulillah, dari peringkat 5 kualifikasi akhirnya bisa mendapatkan juara 2,” ujar Almeera penuh syukur.
Almeera juga mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari kedisiplinan dalam berlatih serta konsistensi berdoa setiap hari.
Di balik raihan medali nasional tersebut, tersimpan kisah perjuangan yang menginspirasi. Jadwal pertandingan panahan tingkat nasional ternyata bertepatan dengan agenda Munaqasyah Tahfidz Al-Qur’an di sekolahnya.
Demi menjaga keduanya tetap berjalan, yakni prestasi olahraga dan hafalan Al-Qur’an, Almeera rela menjalani ujian susulan langsung di kantor Ummi Foundation.
Langkah ini tergolong istimewa. Sebagai Sekolah Model Al-Qur’an, SD Musix dikenal memiliki standar mutu ketat dalam pembelajaran Al-Qur’an dan tidak menyediakan ujian remedi maupun susulan demi menjaga kualitas lulusan.
Namun melalui komunikasi intensif antara pihak sekolah dan penguji, Almeera akhirnya memperoleh dispensasi khusus untuk mengikuti ujian langsung di kantor Ummi Foundation.
Kepala Urusan (Kaur) ISMUBA SD Musix, Ustadz Basirun, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan komitmen Almeera.
“Kami sangat bangga dengan kegigihan Almeera. SD Musix adalah Sekolah Model Al-Qur’an yang memegang teguh kualitas mutu, sehingga aturan ujian susulan sebenarnya tidak ada. Namun, melihat semangatnya yang luar biasa untuk mengawinkan prestasi olahraga dan tahfidz, kami mengupayakan komunikasi khusus dengan Ummi Foundation agar Almeera tetap bisa diuji langsung di kantor mereka. Ini bukti bahwa Al-Qur’an tidak menghalangi prestasi, justru menjadi berkah,” jelas Ustadz Basirun.
Senada dengan itu, Kaur Kesiswaan SD Musix, Ustadzah Hidayatun Ni’mah, M.Pd., turut menyampaikan rasa bangganya atas capaian nasional yang diraih Almeera.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi motivasi besar bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik, olahraga, maupun keagamaan.
“Prestasi Almeera di The 1st Muhammadiyah Games ini menjadi suntikan motivasi besar bagi seluruh siswa SD Musix. Menembus persaingan ketat di tingkat nasional dan membawa pulang medali perak adalah capaian yang luar biasa untuk anak usia kelas 4. Sekolah akan terus mendukung penuh pengembangan bakat minat siswa, baik di jalur akademik, olahraga, maupun keagamaan, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berkarakter,” pungkas Ustadzah Hidayatun Ni’mah.
Keberhasilan Almeera menjadi bukti bahwa dengan manajemen waktu yang baik, dukungan sekolah, dan doa orang tua, siswa mampu berprestasi di tingkat nasional tanpa harus meninggalkan kualitas pendidikan Al-Qur’an.





0 Tanggapan
Empty Comments