Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tawang bersama Dewan Pimpinan Takmir Masjid Ruqoyah kembali menggelar Kajian Rutin Sabtu Malam Ahad bertajuk Kantin Salamah pada Sabtu malam, 9 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ruqoyah, Tawang Sumberbendo, Pare, tersebut mengangkat tema Fikih Kurban dengan menghadirkan pemateri Ustadz Abu Abdillah Amir HS.
Kajian dimulai selepas salat Magrib hingga menjelang Isya dan diikuti jamaah dari berbagai kalangan, mulai warga Muhammadiyah, pemuda, hingga masyarakat umum di sekitar Kecamatan Pare.
Suasana kajian berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, terutama saat pembahasan mengenai keutamaan ibadah di bulan Dzulhijjah dan pelaksanaan kurban sesuai tuntunan syariat Islam.
Dalam pemaparannya, Ustadz Abu Abdillah Amir HS menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang sangat dimuliakan Allah SWT.
Menurutnya, amalan saleh pada hari-hari tersebut memiliki keutamaan besar dibandingkan hari-hari lainnya.
“Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh selain sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Karena itu umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, seperti puasa, sedekah, zikir, dan membaca Al-Qur’an,” jelasnya di hadapan jamaah.
Selain membahas fikih kurban, kajian juga menyoroti pentingnya puasa sunnah di awal Dzulhijjah, khususnya puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Ia menjelaskan bahwa puasa Arafah memiliki keutamaan besar karena dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
“Puasa Arafah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Ini menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah,” tambahnya.
Salah satu peserta kajian, Nugroho, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut kajian rutin Kantin Salamah telah menjadi agenda yang dinantikan masyarakat setiap pekan.
“Kajian ini sudah rutin dilaksanakan setiap Sabtu malam Ahad, mulai bakda Magrib sampai Isya. Dengan adanya kajian ini, setidaknya bisa menambah wawasan keilmuan kita tentang agama Islam, terutama ibadah di bulan Dzulhijjah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Ruqoyah, Suparlan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program dakwah PRM Tawang dan Takmir Masjid Ruqoyah yang dijalankan secara berkelanjutan.
“Kajian ini adalah salah satu program dari PRM Tawang dan Program Masjid Ruqoyah. Saya bersyukur program ini terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi warga Persyarikatan Muhammadiyah. Apalagi kesempatan malam ini membahas tentang fikih kurban yang ternyata masih banyak belum dipahami masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PRM Tawang berharap masyarakat semakin memahami tata cara ibadah kurban sesuai syariat Islam sekaligus meningkatkan semangat beribadah dalam menyambut bulan Dzulhijjah yang penuh keberkahan.





0 Tanggapan
Empty Comments