Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Cetak Kader Pemimpin Sejak Dini, FASTA SD MUMTAZ Ikuti Pembinaan IPM Sepanjang

Iklan Landscape Smamda
Cetak Kader Pemimpin Sejak Dini, FASTA SD MUMTAZ Ikuti Pembinaan IPM Sepanjang
IPM sepanjang mendampingi Fasta SD Mumtaz. (Laela Fauziah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Semangat pengkaderan dan penanaman jiwa ke-Muhammadiyahan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di SD MUMTAZ. Sekolah tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga berupaya membentuk karakter pelajar yang berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menjadi bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah di masa depan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Leadership Fastabiqul Khoirot (FASTA) yang dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026, bertempat di Aula Gedung 1. Kegiatan ini diikuti oleh 48 siswa terpilih dari kelas 3, 4, dan 5 yang dipersiapkan sebagai kader pemimpin sejak dini di lingkungan sekolah.

Sejak pagi hari, para peserta hadir dengan penuh semangat, mengenakan busana muslim serta rompi FASTA secara rapi. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan suasana tertib dan kondusif, mencerminkan kesiapan peserta dalam mengikuti pembinaan.

Menjadi Teladan

Dalam sambutannya, Fatchul Mubarok, S.Th.I., M.Pd. menegaskan bahwa FASTA merupakan bagian dari proses pengkaderan di sekolah. Ia menyampaikan bahwa anggota FASTA harus mampu menjadi teladan bagi teman-temannya, baik dalam sikap maupun perilaku sehari-hari.

“Anak-anak FASTA harus menjadi contoh yang baik. Tunjukkan akhlak yang mulia dan biasakan untuk menghargai siapa pun yang sedang berbicara di depan, baik itu orang tua, guru, maupun teman,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa sikap sederhana, seperti memperhatikan ketika orang lain berbicara, merupakan bentuk adab yang mencerminkan karakter seorang pemimpin. Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya dilihat dari kemampuan berbicara, tetapi juga dari sikap menghargai dan empati terhadap orang lain.

Kegiatan pembinaan ini menghadirkan tim dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cabang Sepanjang, yaitu  Erlangga Rizki Prasetyo, Hisyam, dan Khalila. Kehadiran mereka memberikan wawasan baru bagi peserta terkait pentingnya organisasi dalam membentuk karakter pelajar.

Pada sesi materi ke-IPM-an, peserta dikenalkan dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai organisasi pelajar yang memiliki peran strategis dalam membina generasi muda Muhammadiyah. Materi ini mencakup nilai-nilai dasar IPM, seperti religiusitas, keilmuan, kemandirian, serta kepedulian sosial yang harus dimiliki oleh setiap pelajar.

Erlangga Rizki Prasetyo menjelaskan bahwa IPM menjadi wadah bagi pelajar untuk belajar berorganisasi, mengembangkan potensi diri, serta melatih kepemimpinan sejak dini. Ia juga mengajak peserta untuk aktif dalam berbagai kegiatan positif yang dapat menunjang perkembangan diri.

Selanjutnya, Hisyam menekankan pentingnya keberanian dalam menyampaikan pendapat dan tampil di depan umum. Ia mengingatkan bahwa setiap pemimpin harus memiliki rasa percaya diri dan tidak takut untuk mencoba hal baru. Setelah itu, Khalila bersama kakak-kakak IPM lainnya mengajak siswa membangun kerja sama tim, disiplin, serta tanggung jawab dalam setiap aktivitas.

SMPM 5 Pucang SBY

Pengenalan Jenjang Kaderisasi

Selain materi ke-IPM-an, peserta juga dikenalkan dengan berbagai organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah, seperti Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Tapak Suci, Hizbul Wathan, serta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Pengenalan ini bertujuan memberikan gambaran bahwa Muhammadiyah memiliki sistem kaderisasi yang berkelanjutan melalui berbagai jenjang organisasi.

Melalui pengenalan ortom tersebut, siswa diharapkan memahami bahwa mereka merupakan bagian dari gerakan besar Muhammadiyah yang memiliki peran dalam dakwah dan kemajuan umat. Hal ini sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab sebagai pelajar Muhammadiyah.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak hidup dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga sesi tanya jawab dan praktik sederhana. Interaksi antara pemateri dan peserta menjadikan kegiatan ini semakin menarik dan bermakna.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam memahami nilai-nilai kepemimpinan. Diharapkan, anggota FASTA mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Prasidhi Sunusurya Widiarsa, S.Sos., M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menyampaikan bahwa pembinaan FASTA di SD MUMTAZ rutin dilaksanakan sebagai bagian dari program pengkaderan siswa. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta membentuk karakter pelajar yang berakhlak mulia.

Pembinaan leadership ini berakhir pada pukul 11.00 WIB. Setelah kegiatan selesai, seluruh peserta kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan pembelajaran dengan semangat baru.

Melalui kegiatan ini, SD MUMTAZ terus berupaya mencetak generasi pelajar berkemajuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, serta siap menjadi kader pemimpin di masa depan. Semangat pengkaderan yang ditanamkan sejak dini diharapkan mampu melahirkan generasi penerus Muhammadiyah yang tangguh dan berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 18/05/2026 11:50
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡