Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Talent Musik Inklusi SD Mumtaz, Irama dan Ketukan Bantu Anak Lebih Fokus

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Talent Musik Inklusi SD Mumtaz, Irama dan Ketukan Bantu Anak Lebih Fokus
Talent Musik Inklusi SD Mumtaz, Irama dan Ketukan Bantu Anak Lebih Tenang dan Fokus (Heni Dwi Utami/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Abizar, siswa kelas 5A SD Mumtaz, biasanya sulit duduk diam dalam waktu lama saat pembelajaran di kelas. Namun, suasana berbeda terlihat ketika ia mengikuti Talent Musik Inklusi di ruang musik lantai 5 Zona 1 SD Mumtaz, Rabu (28/10/2026) siang.

Abizar tampak bersemangat mengikuti kegiatan yang melibatkan bunyi alat musik, irama, dan ketukan. Melalui aktivitas tersebut, siswa diajak mengenal musik sekaligus belajar mengikuti tempo, memperhatikan bunyi, dan merespons instruksi.

Talent Musik Inklusi merupakan program SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz), Sidoarjo. Kegiatan ini tidak sekadar mengenalkan alat musik kepada siswa inklusi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sesuai dengan karakteristik setiap anak.

Menyesuaikan Pembelajaran dengan Karakter Anak

Tentor Talent Musik SD Mumtaz, Mohammad Khatami Pangando, S.Pd., mengatakan bahwa mengajar musik kepada anak inklusi memiliki tantangan tersendiri. Setiap anak mempunyai kemampuan dan respons yang berbeda sehingga pendekatan pembelajaran perlu disesuaikan.

“Mengajarkan musik kepada anak inklusi menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Setiap anak memiliki karakteristik, kemampuan, dan respons yang berbeda-beda. Karena itu, kami harus memahami karakter anak terlebih dahulu, kemudian menyesuaikan pendekatan agar mereka merasa nyaman dan bisa menikmati kegiatan musik,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembelajaran tidak hanya dilihat dari kemampuan anak memainkan alat musik. Ketertarikan untuk mencoba, mengenali bunyi, dan mengikuti ketukan juga menjadi bagian penting dari proses belajar.

Target tersebut disesuaikan dengan perkembangan masing-masing siswa. Dengan demikian, anak dapat mengikuti kegiatan tanpa merasa terbebani oleh tuntutan yang sama.

Mengutamakan Kenyamanan dan Kegembiraan

Tentor lainnya, Bima Atyaasin Annur, menjelaskan bahwa target awal kegiatan ini adalah membuat siswa merasa senang dan nyaman saat belajar musik.

“Target awal kami adalah anak-anak bisa enjoy dulu. Mereka merasa senang, nyaman, dan tertarik mengikuti kegiatan. Setelah itu, kami berharap mereka mulai memahami tempo, bisa mengikuti ketukan, mengenali nada, dan perlahan-lahan mampu memainkan irama sederhana,” jelasnya.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Bima menambahkan, ada anak yang cepat tertarik pada bunyi alat musik, tetapi ada pula yang membutuhkan pengulangan dan pendampingan lebih intensif untuk mengikuti ketukan.

Karena itu, tentor memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi alat musik, mendengarkan irama, dan mencoba pola ketukan secara bertahap. Pendekatan ini diharapkan membantu anak melatih perhatian dan mengikuti instruksi dalam suasana yang menyenangkan.

Musik Menjadi Ruang Tumbuh Anak

Pengalaman Abizar menunjukkan bahwa aktivitas yang sesuai dengan minat anak dapat membuka peluang keterlibatan dalam pembelajaran. Ketertarikannya terhadap musik menjadi kesempatan bagi tentor untuk mengajaknya memperhatikan bunyi, mengikuti irama, dan mencoba instruksi.

Talent Musik Inklusi dilaksanakan setiap Rabu pukul 13.00–14.00 WIB di ruang musik SD Mumtaz, lantai 5 Zona 1.

Melalui program ini, SD Mumtaz berupaya memberikan ruang bagi siswa inklusi untuk mengembangkan minat dan potensi mereka. Proses belajar tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menghargai keberanian mencoba dan setiap kemajuan yang ditunjukkan anak.

Musik pun menjadi salah satu media untuk menghadirkan pengalaman belajar yang positif, membangun kepercayaan diri, dan membantu anak menikmati proses belajar sesuai dengan kemampuan masing-masing. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 29/10/2026 18:43
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu