Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wakil Ketua PCM Kenjeran Drs Shohib Meninggal Dunia di Usia 67 Tahun

Iklan Landscape Smamda
Wakil Ketua PCM Kenjeran Drs Shohib Meninggal Dunia di Usia 67 Tahun
pwmu.co -

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran. Wakil Ketua PCM Kenjeran yang membidangi Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF), Drs Shohib, berpulang ke rahmatullah pada Jumat (28/8/2026).

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada usia 67 tahun. Drs Shohib lahir di Lamongan pada 5 Juni 1959.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, jajaran pimpinan, serta kader Muhammadiyah di Kenjeran.

Drs Shohib meninggalkan seorang istri, Siti Saroh, serta tiga orang anak, yakni Alip, Ba’tsa, dan Tsalatsa. Ketiga putra-putrinya merupakan alumni MI Muhammadiyah 25 Surabaya.

Rumah duka berada di Jalan Kedinding Lor Kamboja Nomor 39, Kenjeran, Surabaya.

Semasa hidup, Drs Shohib dikenal sebagai pribadi yang kalem, ramah, murah senyum, dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan.

Ketua PCM Kenjeran, Ali Fauzi, mengenang almarhum sebagai sosok panutan sekaligus figur yang memiliki banyak gagasan untuk kemajuan pendidikan Muhammadiyah di Kenjeran.

“Pak Shohib merupakan sosok panutan bagi kita semua. Beliau adalah pemikir yang selalu memiliki ide-ide cemerlang untuk kemajuan sekolah-sekolah kita, khususnya perkembangan MI Muhammadiyah 25 dan SMP Muhammadiyah 15.”

Ali Fauzi juga mengenang sosok almarhum yang memiliki pembawaan sejuk dan mampu mencairkan suasana ketika terjadi ketegangan dalam forum internal PCM Kenjeran.

“Tidak hanya itu, beliau juga memiliki pembawaan yang sejuk dan selalu bisa mencairkan suasana ketika internal PCM Kenjeran sedang bersitegang di dalam forum rapat,” kenang Ali Fauzi.

Selain aktif dalam persyarikatan Muhammadiyah, almarhum juga mengabdikan diri di dunia pendidikan sebagai birokrat pendidikan. Semasa hidupnya, Drs Shohib pernah diamanahi jabatan sebagai Kepala SMA Negeri 3 Surabaya.

SMPM 5 Pucang SBY

Kepergian Drs Shohib juga meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarganya.

Ba’tsa, anak kedua almarhum, mengenang ayahnya sebagai sosok yang penyayang dan selalu mengutamakan kebutuhan anak-anaknya.

“Ayah itu baik sekali. Sama anak-anak, Ayah selalu mengusahakan dan mengiyakan apa yang kami inginkan. Saya yang sudah besar begini saja, kadang kalau minta antar-jemput kerja, Ayah selalu mau mengantarkan.”

Ba’tsa juga mengenang perhatian ayahnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau saya lagi kepingin makan sesuatu, tiba-tiba Ayah sudah membelikannya. Mau minta diantarkan ke mana pun, beliau selalu siap. Pokoknya Ayah selalu mengusahakan yang terbaik buat anaknya,” tutur Ba’tsa dengan nada haru.

Kepergian Drs Shohib meninggalkan kehilangan bagi keluarga besar Muhammadiyah Kenjeran. Pengabdian dan dedikasinya, baik dalam persyarikatan maupun dunia pendidikan, menjadi bagian dari perjalanan hidup yang dikenang oleh mereka yang pernah bersamanya.

Keluarga besar Muhammadiyah Kenjeran mendoakan agar segala amal ibadah dan dedikasi perjuangan almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala kekhilafannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Selamat jalan, Drs Shohib.

Revisi Oleh:
  • Satria - 28/08/2026 12:48
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu