Halaman SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) dipenuhi semangat dan kreativitas siswa dalam gelaran Pentas Seni Tahun Pelajaran 2025-2026.
Mengusung tema “Berkarya, Berprestasi, dan Menginspirasi”, kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa untuk menampilkan bakat sekaligus hasil pembinaan dari 41 kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki sekolah.
Acara diawali dengan parade qiraah yang berlangsung khidmat. Setelah itu, Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Edy Susanto M.Pd, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, dan orang tua yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Suasana semakin meriah saat atraksi memanah balon ditampilkan di hadapan para penonton. Sorak dan tepuk tangan menggema ketika peserta berhasil mengenai sasaran.
Pada kesempatan itu juga diumumkan peminjam dan pembaca buku terbanyak di Perpustakaan Modifan sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya literasi yang terus dikembangkan sekolah.
Beragam penampilan ekstrakurikuler kemudian bergantian mengisi panggung. Tari Remo gagrak membuka pertunjukan dengan gerakan khas Jawa Timur yang energik. Penampilan dilanjutkan oleh band Little Warriors yang membawakan lagu penuh semangat.
Ekskul bahasa Jepang turut memperkenalkan budaya Negeri Sakura, sementara Tari Dolan Sore berhasil menjadi salah satu penampilan yang paling menarik perhatian penonton. Selain itu, siswa juga menunjukkan kemampuan mereka melalui ekskul Paskibraka, Tahfidul Quran, dan English Eksklusif.
Pentas seni semakin berwarna dengan hadirnya dokter cilik, pembacaan puisi, nasyid, hingga penampilan band The Vasco. Ekskul bahasa Arab juga tampil memukau melalui lagu “Cita-Citaku” yang dibawakan dengan penuh penghayatan.
Tak kalah menarik, ekskul Tari Rukun Sama Teman dan Berkisah Islami menghadirkan pesan moral yang menginspirasi. Hizbul Wathan tampil dengan semangat kepanduan yang khas, sementara paduan suara dan teater drama musikal menambah kemeriahan acara.
Kolaborasi seni dan olahraga juga terlihat melalui penampilan ekstrakurikuler basket, karawitan, dan Tapak Suci yang mendapat sambutan hangat dari para penonton.
Menjelang akhir acara, ekskul For Kids Band tampil sebagai penutup dengan lagu-lagu ceria yang membuat suasana semakin hangat. Seluruh warga sekolah, mulai siswa, guru, hingga orang tua, tampak menikmati kebersamaan yang terjalin sepanjang kegiatan.
Salah satu peserta Tari Dolan Sore, Adeeva Meryam El Fahmi dari kelas 1C, mengaku senang bisa tampil di atas panggung.
“Aku mau tampil lagi, seru banget,” ujarnya dengan wajah ceria.
Ia berharap dapat terus mengembangkan kemampuan menarinya dan mendapatkan kesempatan tampil pada kegiatan berikutnya.
Pentas seni kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada siswa berprestasi. Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 4 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi peserta didik secara seimbang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Semangat “Berkarya, Berprestasi, dan Menginspirasi” yang diusung dalam pentas seni tersebut menjadi bukti bahwa Mudipat terus berupaya mencetak generasi yang kreatif, berkarakter, dan siap memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.





0 Tanggapan
Empty Comments