Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) tampak ramai pada Jumat siang (24/04/2026).
Tak heran, kampus yang terletak di Jl Mojopahit 666 B Sidoarjo tersebut kehadiran tamu istimewa, Anies Rasyid Baswedan SE MPP PhD.
Mantan Rektor Universitas Paramadina Jakarta itu membawakan Kuliah Umum berjudul “Kepemimpinan Transformasional dan Masa Depan Indonesia”.
Agenda berlangsung sejak pukul 13.30 WIB di Auditorium KH Ahmad Dahlan Kampus 1 Umsida.
Tampak Auditorium yang berkapasitas 1700 audiens tersebut tampak penuh sesak. Pasalnya selain tamu undangan dan civitas academica Umsida, turut hadir siswa-siswi SMA/SMK Muhammadiyah se-Sidoarjo.
Kampus Berprestasi
Wakil Rektor 3 Umsida, Dr Nurdiansyah MPd, bersyukur atas hadirnya Anies di Umsida.
“Kami mengucapkan rasa syukur karena pak Anies bisa hadir disini” tutur Nurdiansyah.
Di samping itu, ia juga berujar bahwa prestasi Umsida mengalami peningkatan signifikan beberapa tahun belakangan.
“Umsida selama 3 hingga 4 tahun yang lalu mengalami percepatan yang luar biasa” tegas Nurdiansyah.
Sejumlah reputasi yang diraih Umsida pada 2025 lalu antara lain Peringkat Mandiri dalam Klasterisasi PT versi Diktisaintek, peringkat 6 Nasional Sinta score PTN & PTS versi Diktisaintek, serta Gold Winner nasional pengabdian kepada Masyarakat.
Kendati demikian, Nurdiansyah menyampaikan bahwa berbagai raihan tersebut tidak lahir atas upaya mandiri. Melainkan atas kerja sama berbagai pihak, salah satunya BEM Umsida.
Esensi Pemimpin
Membuka kuliah umum tersebut, Anies menyampaikan kekagumannya atas atensi peserta kuliah umum Umsida tersebut.
“Umsida ini luar biasa” tegasnya.
Lebih lanjut, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan kepada para Mahasiswa agar aktif, baik di dalam kelas dan di luar kelas.
“Masa kuliah tidak bisa diulang, ini masa pengembangan diri. Jadilah mahasiswa yang sibuk, kalau Mahasiswa sibuk di dalam dan luar kelas maka potensinya berkembang” terangnya.
Di samping itu, Anies menyampaikan esensi dari pemimpin.
“Syarat disebut pemimpin adalah jika punya pengikut. Anda disebut pemimpin jika ada yang mengikuti secara sukarela” kata Anies.
“If you have no follower, you are no leader” terangnya.





0 Tanggapan
Empty Comments