Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Apresiasi Ketua Kwarwil HW Jatim, Jaya Melati 1 Kota Probolinggo Bidik 40 Pelatih Qobilah Profesional

Iklan Landscape Smamda
Apresiasi Ketua Kwarwil HW Jatim, Jaya Melati 1 Kota Probolinggo Bidik 40 Pelatih Qobilah Profesional
Apresiasi Ketua Kwarwil HW Jatim, Jaya Melati 1 Kota Probolinggo Bidik 40 Pelatih Qobilah Profesional. (Alfain/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sebanyak 40 peserta mengikuti Jaya Melati 1 yang diselenggarakan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kota Probolinggo. Kegiatan ini diarahkan untuk mencetak pelatih Qobilah yang profesional, kompeten, dan siap mengembangkan pembinaan kepanduan Hizbul Wathan di masing-masing Qobilah.

Jaya Melati 1 dilaksanakan secara bertahap melalui dua metode, yakni pembelajaran online dan offline. Tahap online berlangsung pada 14–18 September 2026, sedangkan tahap offline dilaksanakan pada 2–4 Oktober 2026 di Institut Ahmad Dahlan Kota Probolinggo.

Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka adalah Moch. Firman Hidayat, Prasasti Salvianatan, Deistiara Fitrianti, Fayza Maulida Firnanda Putri, Ida Indrayani, Ummi Kulsum, Amalia Nofrianti Budiarjo, Zulaiha, Siti Nurul Qomariah, dan Alvian Ari Pradana.

Kelompok berikutnya terdiri atas Purdianto, Arlina Diva Maryanti, Alifia Laila Shinta, Mardianti Agustin, Ulul Azmi, Bawok Wahyuni, Fatmawati, Reni Agustin, Sri Wulan, dan Wildani Firdaus.

Sementara kelompok ketiga diikuti Umar Assad Avicenna, Miftah Af Idatul Fadlil, Khairunisa Raniah, Martika Hariyani, Arini Diah Rahmawati, Hamidah Ari Wijayanti, Hendriani Okvinasari, Yuli Purwaningsih, Fita Tri Wahyuni, dan Rizka Kurnia Hariyadi.

Adapun kelompok keempat terdiri atas Nor Laili Sofiatul Fitriah, Mursida Isnaini, Adinda Sefia Reza, Sri Rahayu Rachmawati, Jazilla Ummawiyah, Novi Fani Azizah, Sofiatun Hasanah, Subih Fajrin, Erista May Dinarti, dan Emi Mulya Rahayu.

Perpaduan pembelajaran daring dan tatap muka tersebut diharapkan memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif kepada peserta, mulai dari penguatan wawasan hingga penerapan materi secara langsung.

Program Jaya Melati 1 memiliki posisi strategis dalam kaderisasi Hizbul Wathan. Peserta dipersiapkan bukan sekadar memahami teori kepanduan, tetapi memiliki kemampuan untuk menjadi pelatih yang mampu merencanakan, melaksanakan, membimbing, dan mengevaluasi kegiatan Qobilah.

Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur Fathurrahim Syuhadi mengapresiasi terselenggaranya Jaya Melati 1 Kwarda HW Kota Probolinggo.

“Saya mengapresiasi terselenggaranya Jaya Melati 1 di Kota Probolinggo. Semoga melalui Jaya Melati 1 ini akan terpenuhi kebutuhan pelatih Qobilah di Kwarda Kota Probolinggo,” ujar penulis buku Jejak Sejarah Hizbul Wathan Jawa Timur 2000–2025.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, keberadaan pelatih Qobilah yang profesional sangat penting untuk memastikan proses pembinaan kepanduan berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Pelatih tidak hanya dituntut menguasai keterampilan kepanduan, tetapi juga memiliki kemampuan mendidik, membimbing, mengelola kegiatan, membangun karakter peserta didik, serta menjadi teladan.

Karena itu, Fathurrahim Syuhadi berharap para peserta mengikuti seluruh tahapan Jaya Melati 1 dengan serius dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke Qobilah masing-masing.

“Jangan berhenti pada pelatihan. Setelah selesai, ilmu yang diperoleh harus diimplementasikan dan ditularkan kepada kader serta peserta didik di Qobilah,” pesannya.

Keikutsertaan 40 peserta menjadi modal penting bagi Kwarda HW Kota Probolinggo untuk memperkuat ketersediaan sumber daya pelatih. Mereka diharapkan menjadi bagian dari penggerak pembinaan Hizbul Wathan di sekolah, madrasah, perguruan tinggi, maupun lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Jaya Melati 1 yang berlangsung sejak tahap online hingga offline tersebut sekaligus menjadi ruang untuk membangun jejaring, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kapasitas kader.

Dari proses pelatihan ini diharapkan lahir pelatih Qobilah yang profesional, berkarakter, memiliki keterampilan kepanduan, serta mampu menghadirkan pembinaan yang edukatif dan menarik bagi generasi muda.(*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 04/10/2026 05:16
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu