Iklan SDM 4 Mudipat 2026

AUM Jadi Pasar Potensial, LKSA Muhammadiyah Jatim Didorong Kembangkan Usaha

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
AUM Jadi Pasar Potensial, LKSA Muhammadiyah Jatim Didorong Kembangkan Usaha
MPKS PWM Jawa Timur mendorong LKSA mengembangkan bisnis sosial dengan memanfaatkan pasar internal Muhammadiyah demi kemandirian finansial berkelanjutan (Isnaini dzuhrina/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah di Jawa Timur didorong mengembangkan unit usaha produktif agar tidak terus bergantung pada donasi. Pemanfaatan pasar internal Muhammadiyah menjadi salah satu strategi untuk membangun kemandirian finansial lembaga sosial.

Gagasan tersebut disampaikan drh. Zainul Muslimin, Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, dalam Workshop Socioentrepreneurship yang diselenggarakan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PWM Jawa Timur pada Jumat–Sabtu (30–31/10/2026), di Pusdiklat Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam materinya, Zainul menekankan pentingnya perubahan paradigma pengelolaan LKSA, dari lembaga yang bergantung pada bantuan dan donasi menuju model usaha sosial atau social enterprise yang mampu menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan.

“LKSA perlu mulai bertransformasi. Lembaga sosial tidak cukup hanya mengandalkan donasi, tetapi harus mengembangkan usaha produktif agar memiliki sumber pendapatan yang berkelanjutan,” demikian substansi pesan Zainul dalam workshop tersebut.

Melalui pendekatan ini, LKSA diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelayanan dan pengasuhan, tetapi juga berkembang menjadi pusat pemberdayaan, inkubasi bisnis, dan pengembangan keterampilan kewirausahaan.

AUM Jadi Pasar Potensial

Menurut Zainul, potensi ekonomi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah dapat menjadi peluang strategis bagi LKSA untuk mengembangkan usaha. Jaringan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dapat dimanfaatkan sebagai pasar internal atau captive market bagi produk dan jasa yang dihasilkan unit usaha LKSA.

“Jaringan AUM merupakan potensi pasar yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung usaha LKSA. Produk dan jasa yang dihasilkan dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan AUM di berbagai sektor,” demikian rekonstruksi substansi pemaparannya.

AUM Jadi Pasar Potensial, LKSA Muhammadiyah Jatim Didorong Kembangkan Usaha
Kehadiran Bendahara PWM Jatim perkuat skill keuangan pengelola AUMSos (Isnaini dzuhrina/PWMU.CO)

Produk dan jasa tersebut berpeluang diserap berbagai sektor AUM, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan perkantoran dan kegiatan Persyarikatan.

Pemanfaatan pasar internal ini diharapkan dapat membuka peluang usaha yang lebih terarah sekaligus memperkuat hubungan ekonomi antarlembaga Muhammadiyah.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Pengembangan bisnis sosial juga tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi lembaga. Usaha produktif dapat menjadi sarana pemberdayaan anak asuh agar memiliki keterampilan kerja dan bekal kemandirian setelah menyelesaikan masa pengasuhan.

Peserta Dibekali Skema Permodalan

Workshop ini tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan bisnis sosial dan penyusunan rencana usaha. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan gagasan bisnis yang telah dirancang melalui dukungan skema permodalan.

Aspek pembiayaan diperkuat melalui pemaparan Sri Astutik, Direktur BPRS ARSA Sejahtera UMM, yang memberikan informasi mengenai alternatif skema pendanaan untuk pengembangan bisnis sosial.

Materi tersebut menjadi bagian penting dalam menjembatani perencanaan dan realisasi usaha. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman tentang penyusunan bisnis sosial yang potensial bagi AUMSos di Jawa Timur, tetapi juga gambaran mengenai akses pembiayaan untuk mendukung pelaksanaannya.

Melalui workshop ini, MPKS PWM Jawa Timur berharap tumbuh berbagai inisiatif bisnis sosial yang dapat dikembangkan secara nyata oleh LKSA dan AUMSos.

Program ini diarahkan tidak sekadar meningkatkan kapasitas pengelolaan lembaga, tetapi juga membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang memungkinkan lembaga sosial menjadi lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 03/11/2026 09:27
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu