Lazismu AG Raya menyalurkan paket sembako dan peralatan ibadah kepada para mualaf dalam kegiatan Temu Mualaf Lereng Wilis di Masjid Dzikrulloh, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi Lazismu Kabupaten Kediri dengan Lazismu AG Raya, yang terdiri atas Lazismu Kota Kediri, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Trenggalek, Nganjuk, Tulungagung, serta Lazismu RSM Ahmad Dahlan.
Ketua Badan Pengawas (BP) Lazismu Kabupaten Kediri, Rudi Nurcahyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas daerah dan dukungan berbagai lembaga dalam menyukseskan program sosial.
“Kegiatan ini berkolaborasi dengan Lazismu AG Raya, yang melibatkan Lembaga Dakwah Komunitas Muhammadiyah (LDK) dan BikersMu. Terima kasih kepada Lazismu Jawa Timur yang turut membantu menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Lazismu Perlu Hadir hingga Wilayah Pedesaan
Prof. Dr. Sigit Hermawan, S.E., M.Si. menyoroti pentingnya kehadiran Lazismu di tengah masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan yang jauh dari pusat perkotaan. Menurutnya, jangkauan program perlu terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.
“Lazismu harus bisa berdampak, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami sangat terbuka terhadap berbagai upaya pemberdayaan masyarakat. Harapannya, program-program yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai tuan rumah, Ust. Bangun Dzikrulloh menyambut baik terselenggaranya Temu Mualaf Lereng Wilis. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan berbagai pihak kepada para mualaf.
“Terima kasih kepada Lazismu AG Raya atas bantuan yang diberikan kepada para mualaf,” ungkapnya.
Kajian dan Peresmian BikersMu
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kajian yang disampaikan Ust. Muniruddin dari Lembaga Dakwah Komunitas Muhammadiyah (LDK) Kabupaten Kediri.
Dalam kajiannya, ia mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia selama hidup di dunia akan dicatat oleh Allah Swt. dan dipertanggungjawabkan pada hari kiamat. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi peserta untuk menjaga perilaku dan memperbanyak amal kebaikan.
Selain penyaluran bantuan kepada para mualaf, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peresmian BikersMu yang berlokasi di Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Pada kesempatan tersebut, santunan juga diberikan kepada anggota BikersMu.
Temu Mualaf Lereng Wilis menjadi salah satu bentuk kolaborasi Lazismu AG Raya dalam memperluas kepedulian sosial kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Lazismu diharapkan dapat terus hadir memberikan manfaat sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments