Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Faspeta UMG Terjunkan 11 Surveyor untuk Penyiapan Kampung Nelayan Merah Putih 2027

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Faspeta UMG Terjunkan 11 Surveyor untuk Penyiapan Kampung Nelayan Merah Putih 2027
Keterangan foto: Tim FASPETA Universitas Muhammadiyah Gresik mengikuti Pembekalan Mitra Pembangunan untuk Penyiapan dan Perencanaan Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2027 (Dr. Ir. Tatik Raisawati, M.P/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Fakultas Sistem Pangan dan Ekologi Terapan (Faspeta) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melibatkan 11 surveyor dalam penyiapan calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2027. Tim tersebut mengikuti pembekalan mitra pembangunan yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada (26–30/11/2026) di Jawa Timur.

Tim Faspeta UMG terdiri atas Dekan Faspeta Dr. Farikhah sebagai manajer, Dr. Ir. Tatik Raisawati sebagai ketua tim, administrator kegiatan, serta 11 surveyor. Pembekalan ini menjadi bagian dari persiapan tim dalam melakukan survei, verifikasi, dan penilaian kesiapan calon lokasi pembangunan kawasan nelayan.

Kegiatan dibuka secara nasional oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, pada 27 Oktober 2026. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa pembangunan KNMP merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Pembangunan KNMP merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi nasional, khususnya bagi nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha perikanan,” demikian inti arahan Lotharia Latif sebagaimana dirangkum dalam naskah kegiatan.

Ketua Satuan Tugas KNMP, Moh. Abdi Suhufan, turut menekankan pentingnya pembangunan kawasan pesisir yang menjawab kebutuhan nyata nelayan.

“Pembangunan kawasan pesisir harus menjawab kebutuhan nyata nelayan. Penyiapan calon lokasi KNMP perlu memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat,” demikian pesan Moh. Abdi Suhufan dalam pembekalan.

Surveyor Dibekali Pengumpulan Data Lapangan

Selama pembekalan, para surveyor memperoleh materi dan keterampilan mengenai survei, verifikasi, serta penilaian kesiapan calon lokasi KNMP. Peserta juga dibekali penggunaan aplikasi KoBoCollect untuk mendukung pengumpulan data lapangan secara digital.

Pembekalan tersebut menjadi bekal bagi tim dalam menghimpun data secara akurat dan sistematis. Data yang diperoleh nantinya menjadi bagian penting dalam proses penyiapan dan perencanaan calon lokasi pembangunan KNMP.

Rangkaian pembekalan ditutup pada 30 Oktober 2026 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Sebelum penutupan, Ketua Satgas KNMP Moh. Abdi Suhufan menyampaikan laporan pelaksanaan pembekalan mitra pembangunan untuk penyiapan dan perencanaan calon lokasi KNMP 2027.

Dalam arahannya, Menteri Trenggono menekankan bahwa pembangunan KNMP harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat nelayan. Sarana dan prasarana yang disiapkan perlu mendukung kegiatan usaha perikanan, meningkatkan efisiensi biaya melaut, serta membantu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

“Pembangunan KNMP harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat nelayan. Sarana dan prasarana yang disiapkan perlu mendukung kegiatan usaha perikanan, meningkatkan efisiensi biaya melaut, serta membantu meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir,” demikian arahan Menteri Trenggono.

Menteri Trenggono juga meminta surveyor menggali informasi secara langsung dari masyarakat, termasuk nelayan, awak kapal, perempuan pelaku usaha perikanan, pengolah ikan, dan pedagang.

“Tim surveyor perlu menggali informasi langsung dari nelayan, awak kapal, perempuan pelaku usaha perikanan, pengolah ikan, dan pedagang. Penilaian juga perlu memperhatikan kebutuhan bahan bakar, ketersediaan es, penyimpanan hasil tangkapan, serta akses pemasaran,” demikian arahan yang disampaikan dalam pembekalan.

Setiap lokasi memiliki karakteristik berbeda sehingga fasilitas yang direncanakan harus disesuaikan dengan kondisi setempat. Kesiapan pengelolaan juga menjadi perhatian agar pembangunan KNMP dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat nelayan.

Faspeta UMG Dukung Pembangunan Kawasan Pesisir

Keikutsertaan Faspeta UMG dalam pembekalan mitra pembangunan KNMP menjadi bagian dari keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kawasan pesisir.

Melalui kolaborasi dengan KKP, Faspeta UMG berupaya berkontribusi dalam penyiapan calon lokasi KNMP yang memperhatikan kebutuhan masyarakat nelayan serta kondisi wilayah.

Keterlibatan tersebut juga menjadi ruang penerapan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat. Penyiapan lokasi yang didukung data lapangan diharapkan dapat membantu proses perencanaan kawasan nelayan agar sesuai dengan kebutuhan dan potensi setempat. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 02/11/2026 23:07
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu