Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

BNNP Jatim dan PWM Jatim Perkuat Sinergi, Dorong Gerakan Masif Cegah Narkoba

Iklan Landscape Smamda
BNNP Jatim dan PWM Jatim Perkuat Sinergi, Dorong Gerakan Masif Cegah Narkoba
BNNP Jatim–LDK PWM Perkuat Sinergi, Dorong Gerakan Masif Cegah Narkoba
pwmu.co -

Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur memperkuat koordinasi dengan Lembaga Dakwah Komunitas PWM Jawa Timur dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba. Pertemuan yang berlangsung di Kantor PWM Jawa Timur ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks.

Sekretaris LDK PWM Jatim, Ahmad Rosyidi, menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak lagi dapat dipandang sebagai isu biasa.

“Permasalahan narkoba semakin kompleks dan membutuhkan kepedulian bersama. Kehadiran BNNP Jatim hari ini menjadi langkah penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kerja sama konkret,” ujarnya.

Ia menambahkan, dampak narkoba kini telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang usia, profesi, maupun komunitas. Karena itu, LDK PWM Jatim melalui para da’i komunitas aktif melakukan edukasi pencegahan di berbagai forum pengajian dan lembaga pendidikan.

“Kami sudah menindaklanjuti imbauan BNN RI dengan menggerakkan dakwah pencegahan narkoba di tengah masyarakat dan sekolah,” tegasnya.

Dari pihak BNNP Jatim, Basyir dari bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam strategi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

“Tugas kami tidak hanya penindakan, tetapi juga advokasi agar masyarakat terlibat aktif dalam pencegahan. Sinergi dengan Muhammadiyah sangat strategis karena memiliki jaringan yang luas,” jelas Basyir.

Ia juga mengapresiasi kontribusi LDK PWM Jatim yang telah mengintegrasikan pesan-pesan anti-narkoba dalam dakwah komunitas.

“Kami berterima kasih karena edukasi melalui da’i komunitas terbukti efektif menjangkau masyarakat hingga akar rumput,” imbuhnya.

Sementara itu, Teguh menekankan pentingnya penguatan generasi muda sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan narkoba.

SMPM 5 Pucang SBY

“Prevalensi penyalahgunaan narkoba sekitar 2,3 persen. Artinya, 97,7 persen masyarakat harus terus diperkuat agar tidak terpapar, sekaligus menekan angka tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BNNP Jatim siap memperluas kerja sama dengan Muhammadiyah dan perguruan tinggi melalui pelatihan, edukasi, hingga program pemberdayaan masyarakat.

“Kami juga memiliki program life skill bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar mereka lebih mandiri dan sejahtera,” jelasnya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai usulan penguatan sinergi. Sejumlah anggota LDK PWM Jatim, seperti Muhammad Afdillah dan Aksar Wiyono, mendorong pengembangan program seperti Training of Facilitator (ToF) Duta Anti Narkoba, peluncuran Da’i Anti Narkoba, penyuluhan P4GN, hingga pelaksanaan tes urine di lingkungan sekolah.

Menutup pertemuan, Wakil Ketua LDK PWM Jatim, Koko Soesantho, berharap kerja sama ini dapat berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi ini semakin progresif sehingga masyarakat benar-benar sehat, baik jasmani maupun rohani. Kesehatan adalah fondasi utama dalam kehidupan,” tandasnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara BNNP Jatim dan Muhammadiyah dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba, sekaligus memperluas gerakan pencegahan berbasis dakwah komunitas.

Revisi Oleh:
  • Satria - 05/05/2026 22:07
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡