Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) bersama kader Rencana Tindak Lanjut (RTL) IMM Al-Iskandariyah menyelenggarakan IMM Journalism and News Writing Workshop, Ahad (4/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Kegiatan Menjadi Berita, dari Berita Menjadi Gerakan” tersebut berlangsung di Ruang B-205 Lantai 2 Gedung B Umla. Sebanyak 27 peserta yang terdiri dari kader PK IMM Al-Iskandariyah dan kader RTL IMM Al-Iskandariyah mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi kader IMM untuk meningkatkan kemampuan di bidang literasi dan jurnalistik, khususnya dalam mengolah kegiatan organisasi menjadi sebuah berita yang informatif dan layak dipublikasikan.
Persiapan kegiatan dilakukan secara bersama-sama oleh kader PK IMM Al-Iskandariyah dan kader RTL. Meskipun waktu persiapan relatif singkat, yakni mulai H-2 pelaksanaan, para kader tetap menunjukkan kekompakan dalam membagi tugas dan mempersiapkan kebutuhan kegiatan.
Rangkaian pembukaan diawali dengan pembawa acara oleh Immawati Fatwa. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-Quran oleh Immawati Fitri.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Sang Surya, dan Mars IMM yang dipandu oleh Immawati Febri.
Ketua pelaksana, Immawati Adelia, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda pelatihan, tetapi mampu menghasilkan kader yang memiliki keterampilan menulis berita.
“Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan seluruh kader IMM yang hadir dapat menulis berita dengan baik. Sebab, salah satu ciri khas PK IMM Al-Iskandariyah adalah literasi,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan menulis menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan organisasi. Setiap kegiatan yang dilaksanakan kader memiliki nilai dan cerita yang perlu didokumentasikan serta disampaikan kepada masyarakat melalui tulisan.
Melalui workshop tersebut, kader tidak hanya diarahkan untuk memahami teknik dasar jurnalistik, tetapi juga belajar melihat setiap kegiatan sebagai bahan yang dapat diolah menjadi informasi.
Dengan demikian, kegiatan organisasi tidak berhenti pada pelaksanaan, tetapi dapat menjadi berita yang kemudian menggerakkan pembaca.
Keterlibatan kader RTL dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan adanya semangat kolaborasi antaranggota IMM. Kerja sama sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan menjadi bagian penting dalam membangun rasa memiliki terhadap kegiatan organisasi.
Pembukaan IMM Journalism and News Writing Workshop berlangsung secara kondusif. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib sebagai langkah awal untuk membangun tradisi literasi dan jurnalistik di lingkungan PK IMM Al-Iskandariyah Umla.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments