Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Disambut Bagaikan Pahlawan, Santri Balebo Pulang Bawa Emas Tilawah KSMN ke-2 Malang

Iklan Landscape Smamda
Disambut Bagaikan Pahlawan, Santri Balebo Pulang Bawa Emas Tilawah KSMN ke-2 Malang
Disambut Bagaikan Pahlawan, Santri Balebo Pulang Bawa Emas Tilawah KSMN ke-2 Malang. (Hadir/PWMU.CO)
pwmu.co -

Gema Salawat Badar mengiringi kepulangan rombongan santri Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, setelah berlaga dalam Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Malang.

Ratusan santri dan guru pembina telah berjajar rapi di gerbang pesantren untuk menyambut kepulangan 20 santri dan empat pendamping tersebut. Suasana haru dan bahagia pecah ketika rombongan tiba di Balebo, Ahad (27/9/2026) dini hari.

Pimpinan Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo, H. Rusman, S.Ag., turut turun langsung menyambut kedatangan rombongan. Senyum dan ucapan selamat mewarnai prosesi penyambutan yang berlangsung meriah tersebut.

Penyambutan itu seolah menjadi penawar rasa lelah setelah para santri menempuh perjalanan panjang dari Malang menuju Balebo, dengan menyeberangi pulau dan melanjutkan perjalanan darat ratusan kilometer.

Rombongan bertolak dari Malang melalui Surabaya pada Kamis (24/9/2026). Setelah tiba di Makassar pada Sabtu, mereka beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan darat pada malam hari menuju Masamba sejauh sekitar 443 kilometer.

Dari Masamba, perjalanan masih berlanjut sekitar 20 kilometer hingga akhirnya rombongan tiba di Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo pada Minggu dini hari.

Aqil, Emas dan Kisah Kebangkitan

Perjalanan panjang tersebut terasa lunas terbayar setelah salah satu santri Balebo, A. Muh. Aqil Kakak Maulana, berhasil mempersembahkan medali emas atau Juara I cabang Tilawah jenjang SLTP/SMP/MTs pada KSMN II Malang 2026.

Bagi Aqil, medali emas tersebut bukan sekadar prestasi. Gelar juara itu menjadi penanda kebangkitan setelah sebelumnya mengalami kegagalan di ajang KSMN I Karanganyar 2024.

Saat itu, Aqil harus menerima kenyataan tidak dapat tampil maksimal karena kondisi fisiknya mendadak tidak fit ketika perlombaan berlangsung.

Namun, pengalaman tersebut tidak membuatnya menyerah. Ia kembali berlatih dan mempersiapkan diri hingga akhirnya mendapat kesempatan kedua di KSMN II.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik. Aqil tampil maksimal dan berhasil menjadi yang terbaik pada cabang Tilawah tingkat SLTP/SMP/MTs di ajang nasional tersebut.

Ditempa Sebelum Berangkat

SMPM 5 Pucang SBY

Prestasi Aqil tidak diraih secara instan. Sebelum berangkat ke Pulau Jawa, seluruh kontingen Darul Arqam Muhammadiyah Balebo mengikuti karantina selama empat hari di Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar), 14–17 September 2026.

Karantina tersebut diprakarsai oleh Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP2M PWM) Sulawesi Selatan sebagai bagian dari persiapan kontingen menghadapi KSMN II.

Proses pembinaan, latihan, dan pemantapan selama karantina menjadi bekal penting bagi para santri sebelum menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

Pulang Membawa Kebanggaan

Pimpinan Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo, H. Rusman, S.Ag., mengungkapkan rasa syukurnya atas kepulangan seluruh rombongan dalam keadaan selamat dan sehat.

Baginya, keselamatan para santri dan pendamping merupakan hal utama. Prestasi yang mereka bawa pulang kemudian menjadi kebahagiaan yang semakin melengkapi rasa syukur tersebut.

Keberhasilan Aqil terasa semakin istimewa karena Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo berada di wilayah pedalaman Sulawesi Selatan dengan sarana dan prasarana yang masih relatif sederhana.

Di tengah berbagai keterbatasan, para santri tetap mampu berlatih, berkompetisi, dan bersaing dengan kontingen pesantren Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia.

Satu medali emas dari cabang Tilawah akhirnya menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk berhenti berprestasi.

Medali emas Aqil pun menjadi hadiah istimewa bagi Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo—sekaligus kisah tentang perjuangan seorang santri yang memilih bangkit setelah pernah gagal. (*)

 

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 29/09/2026 09:55
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu