Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Panggung Perlawanan, UKM Kamasendratasik Tampil di September Hitam Umla

Iklan Landscape Smamda
Panggung Perlawanan, UKM Kamasendratasik Tampil di September Hitam Umla
UKM Seni Budaya Kamasendratasik Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) menghadirkan pertunjukan teatrikal dalam agenda September Hitam, Sabtu (26/9/2026). Foto: Nova Aquila Salsabila Cahyono.
pwmu.co -

UKM Seni Budaya Kamasendratasik Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) menghadirkan pertunjukan teatrikal dalam agenda September Hitam, Sabtu (26/9/2026).

Pertunjukan yang mengangkat tema perlawanan rakyat pada peristiwa G30S/PKI tersebut berlangsung di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Penampilan ini menjadi kolaborasi tiga divisi dalam UKM Seni Budaya Kamasendratasik, yakni Divisi Teater, Divisi Tari, dan Divisi Musik.

Ketiganya berpadu dalam satu pertunjukan yang memadukan akting, gerak tari, musik, serta tata artistik panggung.

Kolaborasi bersama LAS

Pertunjukan tersebut juga merupakan hasil kolaborasi Kamasendratasik dengan Lamongan Art Society (LAS).

Lebih lanjut, Kolaborasi ini menghadirkan konsep pertunjukan yang tidak hanya menonjolkan kemampuan akting, tetapi juga membangun suasana melalui musik dan gerakan tari.

Persiapan yang dilakukan para anggota terbilang singkat. Mereka hanya memiliki waktu sekitar empat hari untuk mematangkan keseluruhan konsep pertunjukan.

Salah satu aktor teater Kamasendratasik, Ratno, mengatakan bahwa waktu persiapan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh tim.

Dalam waktu tersebut, mereka harus menyusun konsep kolaborasi, membuat dan menghafalkan naskah, menyiapkan musik serta tari, hingga membuat berbagai properti pendukung.

“Persiapan kami hanya sekitar empat hari. Dalam waktu sesingkat itu, kami harus menyatukan konsep teater, musik, dan tari, sekaligus membuat dan menghafalkan naskah serta menyiapkan properti” terangnya.

SMPM 5 Pucang SBY

“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan komunikasi antar anggota, semuanya bisa dipersiapkan dan ditampilkan dengan baik” ujar Ratno.

Saling Bantu, Sesuaikan Diri

Ia menambahkan, proses tersebut membuat setiap anggota dituntut untuk saling membantu dan menyesuaikan diri.

Menurutnya, pertunjukan tidak akan berjalan tanpa adanya kerja sama antara aktor, penari, pemusik, dan tim artistik.

Pertunjukan teatrikal tersebut menjadi salah satu penampilan dalam agenda September Hitam yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Melalui pertunjukan seni, pesan mengenai sejarah dan peristiwa kelam masa lalu disampaikan kepada penonton dalam bentuk yang lebih komunikatif.

Teater menjadi medium untuk menghadirkan cerita melalui dialog dan ekspresi, sementara tari dan musik memperkuat atmosfer setiap adegan.

Kolaborasi tiga divisi Kamasendratasik bersama LAS tersebut sekaligus menunjukkan bahwa seni dapat menjadi ruang ekspresi dan penyampaian pesan melalui berbagai bentuk.

Persiapan yang singkat tidak menjadi penghalang bagi para pengisi acara untuk memberikan penampilan yang telah dipersiapkan secara bersama-sama.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 29/09/2026 10:11
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu