Suasana haru dan bahagia menyelimuti momen penutupan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya.
Setelah menjalani kegiatan selama dua bulan, para mahasiswa menutup perjalanan mereka bersama seluruh siswa melalui kegiatan family time yang penuh kehangatan dan kenangan, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi mahasiswa maupun siswa untuk mengenang kebersamaan yang telah terjalin selama dua bulan.
Tidak sekadar menjadi penutup kegiatan praktik lapangan, momen ini juga menjadi ruang untuk mengungkapkan rasa terima kasih, berbagi pengalaman, serta menyampaikan pesan dan kesan selama proses belajar bersama.
Salah satu kegiatan yang mengundang suasana haru adalah menulis kesan dan pesan. Para siswa diberi kesempatan untuk mengungkapkan pengalaman, kenangan, serta perasaan mereka selama berinteraksi dengan mahasiswa PLP.
Berbagai ungkapan sederhana yang tertulis menjadi bukti bahwa kehadiran para mahasiswa telah memberikan warna tersendiri dalam keseharian siswa di sekolah.
Leno, siswa kelas 9A SMP Muhammadiyah 10 Surabaya, mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa PLP meninggalkan kenangan tersendiri.
“Senang bisa belajar dan bercanda bersama Kakak-Kakak PLP. Rasanya sedih karena sekarang harus berpisah, semoga nanti bisa bertemu lagi” tuturnya.
Kesan serupa juga dirasakan oleh Lisa Amelia Fibiyanti, salah satu mahasiswa PLP Universitas Muhammadiyah Surabaya.
“Selama dua bulan di sini, kami bukan hanya belajar menjadi pendidik, tetapi juga belajar memahami dan menyayangi siswa. Mereka memberi banyak cerita dan pengalaman yang akan selalu kami ingat” ungkapnya, Kamis (22/10/2026).
Suasana semakin hangat ketika mahasiswa dan siswa bersama-sama menyanyikan lagu Laskar Pelangi.
Lagu yang sarat akan semangat meraih mimpi tersebut menghadirkan kebersamaan sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap pertemuan selalu membawa pengalaman dan pelajaran berharga.
Momen kebersamaan kemudian ditutup dengan lagu Sampai Jumpa yang menghadirkan perpaduan rasa bahagia dan haru.
Lantunan lagu tersebut seolah menjadi ungkapan perpisahan yang menyimpan harapan agar kenangan dan hubungan baik yang telah terjalin tidak berhenti begitu saja setelah kegiatan PLP berakhir.
Selama dua bulan, mahasiswa PLP tidak hanya memperoleh pengalaman dalam dunia pendidikan. Tetapi juga berkesempatan membangun kedekatan dengan siswa serta mengenal kehidupan sekolah secara lebih nyata.
Begitu pula bagi para siswa, kehadiran mahasiswa PLP menjadi pengalaman tersendiri yang menghadirkan suasana belajar, interaksi, dan kenangan baru.
Berakhirnya kegiatan PLP bukan berarti berakhir pula cerita kebersamaan yang telah terukir.
Setiap pengalaman, tawa, nasihat, dan kenangan selama berada di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya akan menjadi bagian berharga yang dibawa pulang oleh mahasiswa maupun siswa.
Sampai jumpa, mahasiswa PLP Universitas Muhammadiyah Surabaya! Terima kasih telah menjadi bagian dari cerita di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya. Semoga pengalaman selama dua bulan ini menjadi bekal berharga untuk melangkah menuju masa depan dan menggapai cita-cita.






0 Tanggapan
Empty Comments