Keluarga besar Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu dosen Al-Ishlah, Muhammad Arwani Rofi’i, Lc., M.Ag., resmi meraih gelar doktor dengan predikat tertinggi Mumtaz Ma’a Martabat al-Sharf al-Ula atau Cumlaude Tingkat Pertama.
Sidang Promosi Doktor tersebut berlangsung khidmat pada Rabu (24/6/2026) di Hall Senat Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Gedung Terpadu Lantai 2, Ponorogo.
Dalam ujian terbuka itu, Arwani mempertahankan disertasi berjudul
“إبستمولوجيا شرح الحديث في التصوف الإسلامي عند الشيخ إحسان الجمفسي”
“Epistemologi Syarah Hadis dalam Tasawuf Islam menurut Syekh Ihsan Jampes: Studi Analisis Kitab Manahijul Imdad dan Perannya dalam Rekonstruksi Identitas Spiritual Kontemporer.”
Disertasi tersebut mengkaji secara mendalam epistemologi syarah hadis dalam tradisi tasawuf Islam melalui pemikiran Syekh Ihsan Jampes. Kajian itu mendapat apresiasi dari dewan penguji dan mengantarkannya meraih predikat akademik tertinggi.
Arwani dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Muhammad Chirzin dan Co-Promotor Assoc. Prof. Dr. Asif Trisnani, Lc., M.Ag. Sementara itu, dewan penguji terdiri atas Prof. Dr. Drs. Sujiat Zubaidi Saleh, M.Ag., Prof. Dr. Drs. Nur Hadi Ihsan, MIRKH, Assoc. Prof. Dr. Zahrul Fata, MIRKH, dan Assoc. Prof. Dr. Jarman Arroisi, S.Ag., M.Ud.
Tiga Amanah di Al-Ishlah
Di lingkungan Al-Ishlah, Arwani dikenal aktif mengemban sejumlah amanah strategis. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Program Studi Studi Islam STIQSI Lamongan, Staf Pembinaan Santri Putra Pondok Pesantren Al-Ishlah, serta Wali Kelas XII-E MA Al-Ishlah.
Usai dinyatakan lulus, ayah tiga anak tersebut mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraihnya.
“Alhamdulillah. Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Al-Ishlah atas doa dan dukungannya. Semoga ilmu ini bermanfaat dan saya dapat mengamalkan pesan yang disampaikan Ketua Penguji,” ujarnya.
Perkuat SDM STIQSI
Ketua STIQSI Lamongan yang juga Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah, Drs. KH. Agus Salim Syukran, M.Pd.I. turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian Arwani menjadi momentum penting bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
“Prestasi ini sangat berarti bagi Al-Ishlah, khususnya STIQSI. Sebelumnya kami baru memiliki satu dosen bergelar doktor. Dengan lulusnya Ustaz Arwani, kini jumlah dosen bergelar doktor bertambah menjadi dua orang,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini masih terdapat dua hingga tiga dosen yang sedang menempuh studi doktoral dan diharapkan dapat segera menyelesaikan pendidikannya.
“Keberadaan dosen bergelar doktor sangat vital. Selain memenuhi kebutuhan akreditasi, mereka juga menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan,” tegasnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah berharap hadirnya doktor baru tersebut dapat semakin memperkuat khazanah keilmuan, memperluas tradisi riset, serta menginspirasi para santri untuk terus menuntut ilmu hingga jenjang tertinggi.
Tahniah kepada Dr. Muhammad Arwani Rofi’i, Lc., M.Ag. Semoga ilmu yang diperoleh membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments