Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dr. Pradana Boy ZTF: Nabi Muhammad Hadir sebagai Rahmat bagi Seluruh Alam

Iklan Landscape Smamda
Dr. Pradana Boy ZTF: Nabi Muhammad Hadir sebagai Rahmat bagi Seluruh Alam
Dr. Pradana Boy ZTF, MA, PhD saat menyampaikan materi Pengajian Ahad Pagi PDM Sidoarjo. Foto: Sumardani/PWMU.CO
Oleh : Sumardani

Dr. Pradana Boy ZTF, MA, PhD, Asisten Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji, hadir sebagai pemateri dalam Pengajian Rutin Ahad Pagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid An Nur, Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sidoarjo, Ahad (21/12/2025).

Dalam pengajian tersebut, Dr. Pradana Boy ZTF membawakan tema “Konsep dan Implementasi Islam Rahmah”. Ia menjelaskan bahwa konsep rahmah dalam Islam dapat dipahami melalui sejumlah ayat Al-Qur’an.

Ayat pertama yang disampaikan adalah QS. Ar-Rum ayat 21, yang menjelaskan bahwa Allah menciptakan pasangan hidup agar manusia merasakan ketenteraman, kasih sayang, dan rahmah. Menurutnya, ayat ini menunjukkan bahwa Allah menghadirkan rahmah bagi hamba-Nya yang beriman melalui ikatan pernikahan berupa sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Ayat kedua adalah QS. Al-Anbiya ayat 107, yang menegaskan bahwa Nabi Muhammad diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Dr. Pradana Boy menekankan bahwa kehadiran Nabi Muhammad selalu membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, umat Islam dituntut untuk meneladani nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa Nabi Muhammad hadir di muka bumi sebagai rahmah bagi seluruh semesta.

Selanjutnya, ia menguraikan QS. Ali ‘Imran ayat 159, yang menjelaskan bahwa dengan rahmat Allah, Nabi Muhammad bersikap lemah lembut kepada umatnya. Jika bersikap keras dan berhati kasar, niscaya umat akan menjauh. Ayat ini menunjukkan bahwa rahmah Allah menjadi kunci keberhasilan Nabi dalam menjalankan tugas kenabiannya sehingga semakin dekat dengan umat dan memiliki banyak pengikut.

Selain itu, Dr. Pradana Boy mengutip pemikiran Prof. Muhammad Qutb yang menyebutkan bahwa penyakit umat Islam terbagi menjadi dua, yaitu penyakit yang berkaitan dengan keyakinan dan penyakit yang berkaitan dengan perilaku.

Menurutnya, kedua penyakit tersebut masih banyak dijumpai di tengah umat Islam di Indonesia. Karena itu, warga persyarikatan perlu memahami dan mengimplementasikan konsep rahmah sebagaimana yang terkandung dalam ketiga ayat tersebut.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ia kemudian menjelaskan bahwa implementasi Islam Rahmah dapat diterapkan dalam empat ranah, yaitu individu, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.

Sebagai contoh rahmah pada level individu, Dr. Pradana Boy membagikan pengalamannya saat menempuh studi di Australia. Kala itu, ia bekerja paruh waktu di sebuah restoran untuk menambah uang saku. Seorang warga Australia yang kerap mengamatinya menyadari bahwa mereka ternyata sering bepergian bersama. Dengan ramah, warga tersebut menawarkan bantuan dan perhatian selama ia tinggal di Australia.

Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan contoh sikap rahmah yang diterapkan oleh individu, meskipun belum beragama Islam. Sikap kepedulian dan perhatian terhadap sesama menjadi nilai universal yang sejalan dengan ajaran Islam.

Pemateri yang juga menjabat sebagai Ketua Pengembangan Pesantren Muhammadiyah Jawa Timur itu berharap warga persyarikatan yang mengikuti pengajian Ahad Pagi di Masjid An Nur dapat mengimplementasikan nilai-nilai rahmah Allah dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡