Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Empat Hafidz-Hafidzah MIM 23 Surabaya Bersinar di Wisuda Tahfidz Kota Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Empat Hafidz-Hafidzah MIM 23 Surabaya Bersinar di Wisuda Tahfidz Kota Surabaya
Empat Hafidz-Hafidzah MIM Muhammadiyah 23 Surabaya Bersinar di Wisuda IV Tahfizul Qur’an K3 SD/MI Kota Surabaya
pwmu.co -

Empat siswa MI Muhammadiyah 23 Surabaya berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Wisuda IV Tahfizul Qur’an K3 SD/MI Kota Surabaya yang digelar di Smamda Tower pada Sabtu (16/5/2026).

Keempat siswa tersebut menjadi bagian dari 297 peserta wisudawan tahfidz se-Kota Surabaya dalam kegiatan bertema “Membumikan Al-Qur’an, Melangitkan Harapan.”

Empat hafidz dan hafidzah dari MIM 23 Surabaya itu ialah Nawla Shasha Zalika kelas VI dengan capaian hafalan 3 juz, Aqifa Naila Azzahra kelas VI hafal 1 juz, Muhammad Deris Ramadhan kelas V hafal 1 juz, serta Ahmad Mufti Ubaidurohman kelas IV hafal 1 juz.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MIM 23 Surabaya yang dikenal konsisten memperkuat pendidikan karakter dan pembiasaan tahfidz Al-Qur’an.

Kepala MIM 23 Surabaya, Ainoen Nadjib, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian para siswa.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara sekolah, guru pendamping, dan orang tua dalam menjaga semangat menghafal Al-Qur’an sejak dini.

“Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an. Karena itu, program tahfidz menjadi salah satu prioritas utama di MIM 23 Surabaya,” ujarnya.

Sekolah yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tandes tersebut dikenal konsisten menjalankan program tahfidz harian.

Kegiatan murojaah dan setoran hafalan dilaksanakan setiap hari sebagai bagian dari budaya sekolah.

Bahkan saat kegiatan belajar mengajar diliburkan karena ujian madrasah kelas VI, program tahfidz tetap berjalan secara daring melalui Zoom untuk siswa kelas I hingga V.

SMPM 5 Pucang SBY

Hal itu menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga kontinuitas hafalan Al-Qur’an para siswa.

Guru senior MIM Duta, Ustadz Dzulfanny, S.Th.I., yang turut mendampingi kegiatan wisuda, menjelaskan bahwa pembiasaan tahfidz dilakukan secara bertahap namun konsisten agar siswa mencintai Al-Qur’an tanpa merasa terbebani.

“Yang kami bangun bukan sekadar target hafalan, tetapi kedekatan anak-anak dengan Al-Qur’an. Ketika mereka terbiasa membaca, murojaah, dan menghafal setiap hari, insyaAllah Al-Qur’an akan menjadi bagian dari kehidupan mereka,” tuturnya.

Pendamping lainnya, Ustadzah Amarilidya Aunillah, S.Pd., juga mengaku bangga terhadap perjuangan para siswa yang mampu menjaga hafalan di tengah aktivitas sekolah dan keseharian mereka sebagai anak-anak.

Suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti prosesi wisuda. Para orang tua yang hadir terlihat bangga menyaksikan putra-putri mereka menerima syahadah tahfidz di atas panggung.

Bagi MIM 23 Surabaya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an mampu melahirkan generasi yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.

Dengan keberhasilan empat hafidz dan hafidzah tersebut, MIM 23 Surabaya berharap semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan siswa dan menginspirasi lahirnya generasi Qur’ani di masa depan.

Revisi Oleh:
  • Satria - 18/05/2026 13:30
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡