Majelis Tabligh PCM Mulyorejo mengadakan kajian Ahad pagi di Masjid Baiturrahim PRM Sutorejo. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Bapak Hendy. Di hadapan lebih dari 300 jamaah, Dr. Mahsun Jayadi, M. Ag. menyampaikan materi bertema, “Etika High Politics: Menjalankan Peran Moral Tanpa Terjebak Kekuasaan Praktis” Ahad, (13/09/2026)
Menurut Mahsun Jayadi, politik itu menjaga eksistensi agama. Bahkan politikus ulung yang menjadi teladan adalah Rasulullah Muhammad saw. Selain sebagai agamawan, juga sebagai negarawan.
Manusia Paling Berpengaruh di Dunia
Nabi Muhammad saw merupakan manusia paling berpengaruh di dunial. Hal ini telah ditulis oleh Michael H. Hart, seorang astrofisikawan dari Amerika Serikat dalam buku berjudul “The 100: A Ranking of The Most Influential Persons in History”.
Ada tiga alasan yang menjadikan Nabi Muhammad saw paling berpengaruh.
- Manusia yang berintegritas tinggi. Bahkan sejak kecil memiliki sifat al-amin. Beliau jujur dan amanah.
- Pengaruhnya cepat menyebar di banding yang lain dan pengaruhnya sepanjang zaman.
- Mendapatkan wahyu sebagai panduan dan menuntun ummatnya.
Ketiga alasan ini sebagai bukti bahwa Nabi Muhammad saw seorang paling berpengaruh. Meskipun didebat oleh kelompok kaum orientalis, pendiriannya sangat kokoh dan obyektif.
Kisah Haru Bukti Integritas Muhammad
Mahsun Jayadi berkisah, sebelum Nabi Muhammad saw hijrah ke Madinah, beliau mengutus Ali bin Abi Thalib untuk datang ke rumah.
- Menjaga rumah Nabi Muhammad saw
- Mengganti tidurnya rasulullah.
- Mengembalikan barang berharga milik orang kafir kurays.
“Sebuah bukti kepercayaan dari orang kafir kurays, barang berharganya dititipkan kepada Rasulullah Muhammad saw,” tutur Ketua PAN Jatim.
Menurut Mahsun Jayadi, high politic atau politik tingkat tinggi adalah politik yang menyangkut eksistensi negara, masa depan bangsa, tentu mengedepankan moral dan adab. Menjaga negara agar tetap terjaga dengan baik.
Adapun law Politics atau politik rendah, politik yang tidak sampai mengancam eksistensi negara. Politik sesaat untuk kepentingan sesaat.
Mahsun Jayadi memberikan penjelasan bahwa garapan Muhammadiyah adalah sosial kemasyarakatan.
“Sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, maka Muhammadiyah praktis di luar kekuasaan, bebas menentukan pilihan. Muhammadiyah menekankan pada politik nilai atau value,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments