Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UMSURA) kembali menggelar ajang bergengsi bertajuk 2nd HARMONICA (Healthcare Management and A Multidisciplinary Medicine International Conference) dan Launching Global Collaboration Programs — pada Senin (4/5/2026), di Auditorium lantai 23 Gedung At-Ta’awun, FK UMSURA.
Konferensi internasional yang mengusung tema “Breaking the Dopamine Nation: Self Control, Self Drive, Purpose” ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan sekaligus menjadi ajang launching program kolaborasi global FK UMSURA.
Hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus narasumber, Amb. dr. Mehmet Guloglu (Wakil Presiden International Federation of Green Crescent), dr. Abdullah Al Emad (Dosen Neurofisiologi, Horus University in Egypt), dan Prof. Normala Ibrahim (Dekan Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan, Universiti Putra Malaysia).
Mengurai Krisis Dopamin di Era Digital
Tema “Breaking the Dopamine Nation” dipilih bukan tanpa alasan. Di tengah derasnya arus digitalisasi, perilaku adiktif terhadap teknologi, media sosial, dan stimulasi instan kian menjadi tantangan kesehatan mental global. Konferensi ini hadir untuk menjawab pertanyaan mendasar: bagaimana individu, institusi pendidikan, dan sistem layanan kesehatan dapat membangun self control, self drive, dan purpose yang kuat di tengah gempuran lingkungan yang terus memicu respons dopaminergik berlebihan?
Tiga sub-tema utama — Self Control, Self Drive, dan Purpose — mencerminkan pendekatan multidisiplin yang menjadi ruh konferensi ini: memadukan perspektif neurosains, manajemen kesehatan, psikiatri, dan pemberdayaan sumber daya manusia.
Konferensi ini dihadiri oleh tiga tokoh internasional yang sekaligus berperan sebagai narasumber. Pertama, Amb. dr. Mehmet Guloglu, Wakil Presiden International Federation of Green Crescent — organisasi kesehatan dan kemanusiaan Islam berskala global yang aktif bergerak di bidang pencegahan adiksi, kesehatan masyarakat, dan respons kemanusiaan internasional.
Kedua, dr. Abdullah Al Emad, dosen Neurofisiologi dari Horus University in Egypt (HUE) — salah satu universitas terkemuka di Mesir yang dikenal atas keunggulan riset neurosains dan ilmu kedokteran dasarnya.
Ketiga, Prof. Normala Ibrahim, Dekan Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan Universiti Putra Malaysia (UPM) — tokoh akademik senior yang memimpin salah satu fakultas kedokteran paling bergengsi di Asia Tenggara.
Kehadiran ketiga tokoh internasional ini sekaligus menandai babak baru kemitraan global FK UMSURA, yang diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam forum tersebut.
Jalannya forum ilmiah ini dipandu oleh dr. Era Catur Prasetya, Sp.KJ, yang bertindak selaku moderator sekaligus Ketua Unit Kerjasama Luar Negeri FK UM Surabaya. Dalam kapasitasnya tersebut, dr. Catur memiliki peran sentral dalam memfasilitasi dialog antara narasumber internasional dan peserta, sekaligus memastikan agenda Launching Global Collaboration Programs berjalan dengan substantif dan terarah.
Sebagai psikiater konsultan yang aktif di bidang neurosains klinis, dr. Catur menyampaikan pesan inti yang menjadi benang merah konferensi ini:
“Mahasiswa perlu memahami bahwa kendali atas diri dimulai ketika mereka berhasil membebaskan korteks prefrontal dari jebakan adiksi di area nucleus accumbens. Ketika kendali itu diraih, mereka tidak lagi sekadar menjadi penumpang dalam hidupnya — mereka menjadi pemandu mandiri. Dan dari sanalah mereka tahu kemana harus menuju.”
Pesan ini menggambarkan perjalanan tiga tahap yang selaras dengan tema konferensi: dari Self Control — membebaskan prefrontal korteks dari dominasi sirkuit reward adiktif; menuju Self Drive — menjadi agen aktif yang mengarahkan hidupnya sendiri; hingga Purpose — memiliki arah dan makna yang jelas dalam setiap langkah.
Pendekatan ini memadukan neurosains modern dengan pemberdayaan individu — sebuah perspektif yang khas dari seorang klinisi yang tidak hanya memahami otak, tetapi juga jiwa manusia.
Launching Global Collaboration Programs
Salah satu agenda paling dinantikan dalam 2nd HARMONICA adalah peluncuran resmi program kolaborasi global FK UMSURA. Sejumlah kemitraan strategis dengan institusi luar negeri diumumkan, membuka peluang bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan FK UMSURA untuk terlibat dalam program pertukaran, riset bersama, dan pengembangan kurikulum bertaraf internasional.
Langkah ini sejalan dengan semangat Home of Champion yang menjadi tagline FK UMSURA — mencetak lulusan dokter yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki wawasan global dan jiwa kepemimpinan yang tangguh.
Konferensi ini diikuti oleh peserta dari kalangan akademisi, dokter, mahasiswa kedokteran, tenaga kesehatan, serta mahasiswa dan dosen Fakultas Psikologi — mencerminkan pendekatan multidisiplin yang menjadi semangat utama HARMONICA. Forum berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang dinamis, mencerminkan tingginya antusiasme terhadap topik kesehatan jiwa dan manajemen kesehatan di era digital.





0 Tanggapan
Empty Comments