Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PWM Sulawesi Utara Siapkan Dai Komunitas Hadapi Tantangan Sosial Masyarakat Modern

Iklan Landscape Smamda
PWM Sulawesi Utara Siapkan Dai Komunitas Hadapi Tantangan Sosial Masyarakat Modern
Pamflet pengukuhan dai komunitas Sulawesi Utara. (Istimewa/PWMU. CO)
pwmu.co -

Maraknya pertumbuhan berbagai komunitas di tengah masyarakat menjadi perhatian serius Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara. Di tengah perubahan sosial yang terus berkembang, Muhammadiyah memandang penting hadirnya dakwah komunitas sebagai bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang sehat, berdaya, dan memiliki arah kehidupan yang positif.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara, Masrur menyampaikan bahwa berkembangnya berbagai komunitas sosial saat ini harus diiringi dengan penguatan nilai-nilai dakwah dan pembinaan moral masyarakat. Menurutnya, tanpa pendampingan yang baik, berbagai persoalan sosial seperti pergaulan bebas, krisis moral, penyalahgunaan media sosial, hingga lemahnya kepedulian sosial dapat semakin mudah berkembang di tengah masyarakat.

Kandidat Doktor Sosiologi itu menilai bahwa dakwah komunitas menjadi sangat penting sebagai pendekatan sosial-keagamaan yang mampu masuk langsung ke tengah kehidupan masyarakat dan menjawab berbagai persoalan yang muncul di era modern saat ini.

“Persoalan tumbuhnya komunitas harus diiringi dengan dakwah, sehingga pertumbuhan komunitas tetap mengarah kepada hal-hal yang positif, membangun, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Berangkat dari semangat tersebut, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara bersama Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Dai Komunitas pada Sabtu-Ahad, 9–10 Mei 2026 di Manado.

Kegiatan yang akan berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Utara tersebut menjadi langkah nyata Muhammadiyah dalam menyiapkan dai komunitas yang mampu berdakwah secara humanis, adaptif, dan dekat dengan realitas kehidupan masyarakat.

Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin menjelaskan bahwa dakwah komunitas hari ini tidak cukup hanya hadir di mimbar-mimbar pengajian, tetapi juga harus mampu masuk ke ruang-ruang sosial masyarakat yang terus berkembang.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, dai komunitas dituntut menjadi pendamping umat, sahabat masyarakat, sekaligus penggerak perubahan sosial yang membawa nilai-nilai Islam yang mencerahkan dan menggembirakan.

“Dakwah komunitas harus terus bergerak menyentuh ruang-ruang masyarakat yang selama ini jarang tersentuh. Karena itu, pemantapan dai menjadi penting agar gerakan dakwah semakin kuat, terarah, dan memberi manfaat luas,” ungkapnya.

Rencananya, kegiatan tersebut juga akan dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saad Ibrahim bersama jajaran pimpinan Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah berharap lahir dai-dai komunitas yang mampu hadir di tengah keberagaman masyarakat, menjangkau komunitas-komunitas yang selama ini belum tersentuh pembinaan, serta menghadirkan dakwah yang menebarkan persaudaraan, kedamaian, dan harapan.

Dari Manado, semangat dakwah komunitas diharapkan terus menyala, menjangkau daerah-daerah terpencil, merawat nilai kemanusiaan, dan menguatkan gerakan Islam berkemajuan di tengah dinamika sosial masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 07/05/2026 12:56
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡