Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru PJOK Spemutu Gresik Sabet Terbaik 1 Best Practice di Simposium Nasional Guru Muhammadiyah 2026

Iklan Landscape Smamda
Guru PJOK Spemutu Gresik Sabet Terbaik 1 Best Practice di Simposium Nasional Guru Muhammadiyah 2026
Bening Satria Prawita Diharja SOr MPd (baju biru) bersama Dr. S. Hariyanto, S.Pd., M.M. selaku kepala dinas pendidikan Kab Gresik saat menerima penghargaan di simposium Nasional Guru Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Gresik, Kamis (7/5/2026). Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Prestasi membanggakan kembali diraih SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik dalam ajang Simposium Nasional Guru Muhammadiyah yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik, Jalan Sumatera Gresik Kota Baru (GKB), Kamis (7/5/2026).

Dalam forum yang diikuti guru Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik itu, Bening Satria Prawita Diharja SOr MPd, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Spemutu Gresik, berhasil meraih Terbaik 1 jenjang SMP/MTs kategori praktik baik pembelajaran mendalam sekolah/madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.

Keberhasilan guru kelahiran Gresik 42 tahun silam tersebut tidak lepas dari inovasi pengembangan media pembelajaran teknik dasar dribbling bola basket bagi siswa kelas VII. Inovasi itu diterapkan saat proses pembelajaran di kelas dan didokumentasikan dalam jurnal pembelajaran hariannya.

Sebagai pendidik di bidang olahraga, Bening—sapaan akrabnya—berhasil mendobrak stigma bahwa pembelajaran fisik tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga dapat dilakukan di dalam kelas melalui penguatan teori kepada siswa. Selain menggunakan pendekatan psikologis untuk membangun karakter positif, ia juga mengajak siswa tetap sehat, bugar, dan aktif melalui aktivitas gerak.

Kepada kontributor PWMU.CO, Bening mengaku tidak menyangka akan meraih prestasi tersebut. Menurutnya, apa yang ia lakukan merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari sebagai guru sekaligus solusi atas tantangan saat mengajar materi yang dianggap sulit oleh peserta didik, khususnya bola basket.

“Prestasi ini bukan sekadar tentang piala, melainkan tentang bagaimana kita sebagai guru Muhammadiyah mampu memberikan pelayanan pendidikan yang mendalam kepada siswa. Saya ingin menunjukkan bahwa PJOK juga bisa menjadi instrumen penting dalam membentuk aspek kognitif dan afektif siswa, bukan sekadar aktivitas fisik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik serta Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Gresik yang telah memberikan ruang baginya untuk terus belajar dan mengembangkan potensi keilmuan di bidang olahraga.

SMPM 5 Pucang SBY

“Semoga penghargaan ini dapat menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi kemajuan peserta didik, khususnya di Spemutu Gresik,” tuturnya.

Senada dengan itu, Rudi Purnawan MPd, guru Matematika SD Muhammadiyah Manyar Gresik, turut menyambut gembira prestasi yang diraih guru Spemutu Gresik tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi bukti komitmen guru Spemutu dalam menjaga kualitas sumber daya manusia demi memberikan pendidikan terbaik bagi siswa.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menginspirasi guru-guru lain di Kabupaten Gresik, khususnya di lingkungan sekolah Muhammadiyah, untuk terus berkarya dan mendedikasikan pemikirannya bagi kemajuan pendidikan.

Pada momentum Hari Pendidikan Nasional ini, Bening Satria Prawita Diharja membuktikan bahwa dedikasi dan inovasi menjadi kunci utama dalam memajukan kecerdasan bangsa. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 07/05/2026 13:58
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu