Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bantu UMKM Desa Sukoanyar, Mahasiswa KKN UMG Gagas Program Pendampingan Sertifikasi Halal

Iklan Landscape Smamda
Bantu UMKM Desa Sukoanyar, Mahasiswa KKN UMG Gagas Program Pendampingan Sertifikasi Halal
pwmu.co -

Mahasiswa KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Kelompok 22 menggelar program pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sukoanyar, Sabtu (19/9/2026).

Program tersebut menyasar pelaku UMKM yang hingga kini belum memiliki sertifikat halal. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN untuk membantu masyarakat meningkatkan jaminan kehalalan produk sekaligus kepercayaan konsumen.

Program kerja tersebut digagas Dano Dirjo Utomo dari Program Studi Agribisnis sebagai penanggung jawab utama. Dalam pelaksanaannya, ia dibantu Rizki Ardiansyah dan M. Razzan Mazini dari Program Studi Teknik Elektro.

Sementara itu, M. Ashil Baihaqi dari Program Studi Teknik Informatika bertugas sebagai seksi hubungan masyarakat (humas), terutama mencari dan menghubungi UMKM yang menjadi sasaran program.

Kolaborasi lintas program studi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan KKN tidak hanya berfokus pada satu bidang keilmuan. Setiap anggota mengambil peran sesuai kompetensi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Bantu UMKM Urus Sertifikat Halal

Program pendampingan ini dilatarbelakangi masih adanya pelaku UMKM di Desa Sukoanyar yang belum memiliki sertifikat halal. Sebagian di antaranya telah menjalankan usaha dalam waktu cukup lama, tetapi belum mengurus sertifikasi karena keterbatasan informasi maupun waktu.

Melalui program ini, mahasiswa membantu menghubungkan pelaku UMKM dengan pihak yang memiliki kompetensi dalam proses sertifikasi halal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan tim dari Gresik Halal Center, yakni Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPH). Tim LPPH memberikan pendampingan dalam proses pengurusan hingga penerbitan sertifikat halal bagi UMKM yang memenuhi persyaratan.

Berdasarkan penjajakan yang dilakukan tim humas, beberapa UMKM yang menjadi sasaran pendampingan di antaranya usaha rujak dan jajanan ringan yang cukup dikenal di lingkungan Desa Sukoanyar.

Ubaidillah selaku tim dari LPPH menyambut baik kegiatan yang digagas mahasiswa KKN UMG tersebut. Ia mengaku senang dapat memberikan pendampingan kepada sejumlah UMKM yang telah dijajaki mahasiswa.

SMPM 5 Pucang SBY

“Boleh panggil kami untuk melakukan sertifikasi halal agar kami langsung bantu,” ujarnya.

Ia sekaligus menjelaskan bahwa proses pengurusan sertifikat halal sebenarnya tidak serumit yang selama ini dibayangkan oleh sebagian pelaku UMKM.

Respons positif juga disampaikan salah satu pelaku UMKM penjual rujak yang menjadi sasaran program pendampingan.

“Kami merasa terbantu dan semoga harapannya bisa menyebarkan ke UMKM lain di desa ini,” ujar salah satu pelaku UMKM tersebut.

Melalui program tersebut, Dano bersama tim berharap semakin banyak UMKM di Desa Sukoanyar yang terdorong untuk segera mengurus sertifikat halal bagi produknya.

Selain memberikan nilai tambah dari sisi legalitas usaha, sertifikasi halal diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

Ke depan, program pendampingan serupa diharapkan dapat terus berlanjut secara mandiri melalui kolaborasi warga desa dengan LPPH.

Dengan demikian, manfaat program tidak berhenti selama masa KKN berlangsung, tetapi dapat menjadi kebiasaan baik yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Desa Sukoanyar.

Revisi Oleh:
  • Satria - 22/09/2026 16:36
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu