Melalui semangat memperkuat ketahanan keluarga di tengah kompleksitas permasalahan sosial, Aisyiyah Kota Yogyakarta menggelar Pelatihan Konselor BIKKSA (Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Aisyiyah) untuk meningkatkan kualitas layanan konseling dan memperluas jangkauan dakwahnya.
Pelatihan ini dimaksudkan untuk menjaga dan merawat institusi keluarga agar senantiasa sakinah, baik melalui program promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif.
Terutama di Kota Yogyakarta yang semakin kompleks permasalahan sosialnya, Aisyiyah terpanggil untuk semakin menguatkan peran aktifnya dalam mengurai persoalan keluarga. Hal itu agar keluarga tetap tanggap, teguh, dan tangguh menghadapi tantangan zaman yang kian berat.
Oleh karenanya, pada Sabtu (23/8/2025), Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Yogyakarta sebagai leading sector dan pendorong utama program BIKKSA mengadakan Pelatihan Konselor BIKKSA PDA Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta, Jalan Sultan Agung nomor 14.
Pelatihan tersebut dihadiri Tim BIKKSA PWA (Pimpinan Wilayah Aisyiyah) DIY sebaagai pengarah dan fasilitator, PDA sebagai penanggung jawab dan supervisor, MTK PDA sebagai panitia pelaksana, serta BIKKSA PDA.
Selain itu, hadir pula para pengelola dan konselor BIKKSA dari delapan PCA yang sudah memiliki BIKKSA, serta calon pengelola/konselor utusan PCA yang sebentar lagi akan mendirikan BIKKSA se-Kota Yogyakarta.
Dra Mulyani Munir, Ketua MTK PDA Kota Yogyakarta, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim BIKKSA PWA DIY sebagai narasumber dan fasilitator, PDA, serta panitia. Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada peserta pelatihan.
“Selamat menikmati pelatihan dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan kesadaran, menimba ilmu dan pengalaman agar BIKKSA bisa memberikan manfaat semakin meningkat.”
Lebih lanjut, Mulyani menandaskan, bagi PCA yang belum memiliki BIKKSA agar segera membentuknya. Ke depan, semua PCA di Kota Yogyakarta diharapkan sudah memiliki BIKKSA sehingga dakwah Aisyiyah bisa dirasakan lebih luas dan merata.
Ketua PDA Kota Yogyakarta, Rowiyah SAg dalam sambutan dan pengarahannya mengungkapkan bahwa sejak lama para pimpinan Aisyiyah telah menjadi tempat jujukan atau tujuan utama masyarakat yang menghadapi masalah keluarga. Keberadaan BIKKSA akan semakin meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Rowiyah juga mengemukakan, Kota Yogyakarta dikenal sebagai kota pendidikan, pusat budaya, dan wisata, namun masih menyisakan permasalahan keluarga yang semakin kompleks.
Angka perceraian, kekerasan, pernikahan anak yang masih tinggi, serta angka kemiskinan menjadi tantangan sekaligus medan dakwah Aisyiyah. Hal ini harus semakin ditingkatkan dalam pelayanan dan kebermanfaatannya, salah satunya melalui pelatihan konselor BIKKSA.
“Dengan BIKKSA ini kita bisa memberikan layanan yang lebih baik, dengan niat ikhlas, dengan ilmu dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.
Rowiyah juga mengingatkan para pejuang keluarga di Aisyiyah untuk terus menjaga keharmonisan dan kesakinahan dalam berkeluarga.
“Keluarga Aisyiyah adalah teladan bagi umat dan juga menjadi bekal penting untuk menyongsong kehidupan di akhirat nantinya.”
Pelatihan yang berlangsung sehari penuh ini dikelola oleh Tim BIKKSA PWA DIY. Fasilitator dan narasumber terdiri dari:
- Maria Ulfa MSI (Master of Training)
- Alfiah Munaryati SH (MHH PWA DIY) menyampaikan materi Menciptakan Keluarga Sakinah
- Dra Hasta Dewi (Ketua MTK PWA DIY) mengupas Manajemen BIKKSA
- Dra Umi Hidayati MPd (Sekretaris MKS PWA DIY) berbicara tentang Etika dan Teknik Konseling Islami
- Dr Asmar MPsi MSi Psikolog dari Divisi Keluarga MTK PP Aisyiyah memaparkan materi Manajemen Kasus





0 Tanggapan
Empty Comments