Peringatan 4 Dasawarsa Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan berlangsung sangat meriah. Kegiatan Jalan Santai Masyarakat dan Santri (Masyan) yang digelar Ahad (13/9/2026) pagi dibanjiri ribuan peserta dan benar-benar tumpah ruah.
Pantauan di lapangan, sejak pukul 05.30 WIB lautan manusia sudah memadati area pondok. Seperti terlihat dalam foto, barisan santri putri berjilbab putih berbaur dengan masyarakat umum memanjang dari halaman gedung utama hingga Gerbang Start-Finish. Antusiasme peserta sangat tinggi.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen Al-Ishlah, mulai dari santri aktif, alumni dari berbagai angkatan, wali santri yang datang dari luar kota, warga Desa Sendangagung, hingga simpatisan dan masyarakat umum.
Tak hanya jalan sehat, panitia yang didukung penuh oleh para sponsor juga menyiapkan doorprize dengan total nilai Rp 40 Juta. Hadiah utama dan puluhan hadiah hiburan membuat peserta semakin semangat mengikuti rute hingga finis.
Sebagai ciri khas dan bentuk pelestarian budaya lokal, panitia juga menyediakan 4.000 bungkus Sego Muduk, kuliner legendaris khas Sendangagung, yang dibagikan gratis untuk seluruh peserta.
Staf Pengasuhan Al-Ishlah, Habib Chirzin, mengaku bersyukur acara berjalan sukses melampaui target.
“Alhamdulillah target menghadirkan wali santri dan alumni sukses dalam acara Jalan Santai Masyan ini, meskipun belum seluruhnya, tetapi kerumunan masa ini telah memenuhi lapangan pondok dan sepanjang rute. Saat barisan terakhir (ekor) dilepas dari start, barisan pertama (kepala) telah sampai di Sutho, 300 meter dari finis,” ujarnya.
Fenomena kepala dan ekor barisan yang hampir bertemu ini menjadi bukti nyata membludaknya peserta dan kuatnya ikatan batin antara pesantren, alumni, dan masyarakat dalam momentum 40 tahun Al-Ishlah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments