Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kekompakan Orang Tua dan Anak Meriahkan Hari Terakhir Pra-Sekolah

Iklan Landscape Smamda
Kekompakan Orang Tua dan Anak Meriahkan Hari Terakhir Pra-Sekolah
Kebersamaan guru SD Mugres Kampus B dengan Calon murid dan Calon Wali Murid cr: Aida Sya'aan N.
pwmu.co -

Terik matahari siang tidak menyurutkan semangat para calon murid SD Mugres Kampus B untuk mengikuti kegiatan pra-sekolah di hari terakhir, Jumat (8/5/2026).

Tak hanya datang sendiri, para calon murid juga mengajak ayah dan ibu mereka untuk mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk kekompakan antara anak dan orang tua.

Senyum ceria dan semangat para calon murid menambah hangat suasana siang itu, meski mentari terus bersinar terik. Dalam penutupan kegiatan pra-sekolah di SD Mugres Kampus B, para calon murid diajak melakukan recall materi yang telah diberikan selama 10 kali pertemuan setiap Jumat siang.

Koordinator kegiatan, Noni Nur Baiki, menjelaskan bahwa pembelajaran bagi calon murid baru tidak hanya berfokus pada materi di dalam kelas.

“Anak-anak kami ajak bermain juga baik didalam kelas maupun diluar kelas,” ujarnya.

Kegiatan pra-sekolah ini menjadi wadah pengenalan lingkungan sekolah sebelum para peserta resmi menjadi murid di SD Mugres Kampus B.

Berbagai aktivitas dirancang untuk melatih kemampuan anak, mulai dari motorik halus dan kasar, ketangkasan, konsentrasi, hingga pembentukan sikap religius.

Salah satu calon murid mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat bertemu banyak teman dan guru baru.

“Aku seneng banget, walaupun aku dibantuin sama bu guru tapi aku tau kalau bu guru sama sayang nya kaya ibuku,” ujarnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sebanyak 25 calon siswa bersama orang tua mengikuti berbagai permainan edukatif, seperti eksperimen pelangi, memakaikan sepatu anak dengan mata tertutup, mencari huruf berdasarkan nama gambar, berjalan melewati rintangan sambil mata tertutup, hingga menghias kue bersama orang tua.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam perkembangan sosial dan emosional anak.

Dalam teori perkembangan Jean Piaget dijelaskan bahwa interaksi dengan orang tua dapat merangsang perkembangan kognitif anak. Diskusi dan interaksi positif dinilai mampu membantu anak memahami dunia di sekitarnya.

Sementara itu, teori social learning Albert Bandura menyebut bahwa orang tua merupakan model utama bagi anak dalam mempelajari perilaku sosial melalui proses observasi.

Peran orang tua dalam perkembangan sosial anak sangat penting karena berpengaruh terhadap pembentukan dasar emosional dan rasa percaya diri anak.

Selain itu, keterlibatan orang tua juga berperan dalam membangun kemampuan sosial, etika, serta dukungan emosional yang efektif selama proses tumbuh kembang anak.

Kegiatan pra-sekolah ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang menyenangkan bagi calon murid dalam mengenal lingkungan sekolah sekaligus mempererat hubungan antara anak, orang tua, dan guru.

Revisi Oleh:
  • Satria - 09/05/2026 09:14
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡