Siswa kelas II SD Muhammadiyah 7 Surabaya mengikuti kelas kolaborasi di Taman Lalu Lintas Joyoboyo, Surabaya, Kamis (8/10/2026). Melalui kunjungan edukatif ini, siswa belajar mengenali rambu-rambu lalu lintas dan memahami pentingnya menaati aturan di jalan.
Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas II Al-Jazari dan Al-Farabi. Mereka didampingi Normaningsih, S.Pd., selaku wali kelas II Al-Jazari, Fatimah Nurul Imanah, S.Pd., selaku wali kelas II Al-Farabi, serta Via Aida, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) yang sedang menjalani program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).
Setibanya di lokasi, siswa mengikuti penjelasan dari pemandu Taman Lalu Lintas Joyoboyo, Bu Anna. Ia memperkenalkan berbagai rambu yang biasa dijumpai pengguna jalan, mulai dari rambu larangan berhenti dan parkir, petunjuk arah belok kiri dan kanan, hingga rambu peringatan tentang persimpangan dan tikungan tajam.
Selain mengenali rambu-rambu tersebut, siswa juga mendapat penjelasan mengenai fungsi lampu lalu lintas dalam mengatur pergerakan kendaraan dan pejalan kaki. Selama kegiatan berlangsung, mereka menyimak penjelasan pemandu dan mengajukan pertanyaan tentang aturan berlalu lintas.
Setelah sesi pengenalan, siswa dibagi berdasarkan kelas untuk mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang telah disiapkan guru. Melalui lembar kerja tersebut, siswa mengerjakan tugas yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Kegiatan dilanjutkan dengan mewarnai gambar bertema lalu lintas.
Pengalaman belajar di luar kelas itu meninggalkan kesan bagi Meza Arsyila Kumalasari, siswi kelas II Al-Jazari. Ia mengaku senang dapat mengenal berbagai rambu lalu lintas secara langsung.
“Saya senang sekali bisa belajar rambu lalu lintas di Joyoboyo, belajar banyak rambu lalu lintas untuk ditaati bersama,” ujarnya.
Kesan serupa disampaikan Abyzard Alfarezi Haufan Hazza, siswa kelas II Al-Farabi. Menurutnya, kelas kolaborasi tersebut menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru bersama teman-temannya.
“Seru sekali ikut kelas kolaborasi di taman lalu lintas Joyoboyo, bisa belajar hal baru sama teman-teman,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan sekitar. Pengenalan rambu-rambu dan aturan lalu lintas sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk memahami pentingnya keselamatan serta ketertiban saat berada di jalan raya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments