Nova Astrina Rachmadani membuktikan bahwa kesibukan di luar kampus tidak harus menghambat prestasi akademik. Wisudawati Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cumlaude di tengah aktivitasnya sebagai duta, moderator, pembicara, hingga model.
Nova diwisuda pada Wisuda ke-123 UMM, Selasa (29/9/2026), di Hall Dome UMM.

Selama menempuh pendidikan, Nova meraih sejumlah prestasi. Di antaranya Pemenang Puteri Batik Jawa Timur 2022, Pemenang Puteri Batik Indonesia 2023, serta Pemenang Kakang Mbakyu atau Duta Wisata Kota Malang 2024.
Pada 2026, ia juga tercatat sebagai Peserta Terbaik Diklatda Tingkat I AMPG Jawa Timur sebagai perwakilan Kabupaten Malang.
Bagi Nova, berbagai pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Ia mulai terjun dalam kegiatan duta sejak SMA melalui duta sekolah.
Dari pengalaman tersebut, kepercayaan dirinya berkembang hingga berani mengikuti ajang Puteri Batik Jawa Timur dan melanjutkan kiprahnya ke tingkat nasional.
Namun, berbagai aktivitas tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan kewajibannya sebagai mahasiswa.
“Di tengah kesibukan saya, khususnya sebagai mahasiswa, juga sebagai duta wisata, kadang sebagai moderator ataupun modeling, saya melakukannya dengan membuat to-do list. Saya menyusun skala prioritas mana yang harus didahulukan sehingga selama kuliah saya tidak tertinggal mata kuliah lainnya,” ungkapnya.

Selain aktif sebagai duta, Nova memiliki pengalaman magang selama satu tahun dua bulan di Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Malang pada Bagian Peralihan dan Hak Pembebanan Pendaftaran (PHP), periode Februari 2025 hingga Maret 2026.
Di sana, ia terlibat dalam administrasi dan pemeriksaan dokumen pertanahan, termasuk proses peralihan hak seperti jual beli, hibah, dan waris.
Pengalaman tersebut kemudian membuka kesempatan bagi Nova untuk terlibat dalam berbagai kegiatan profesional.
Ia dipercaya menjadi moderator Legal Career Expo Fakultas Hukum UMM 2026, pembicara Probin dan Gathering Psikologi Universitas Brawijaya 2025, serta pembicara keterampilan berorganisasi di Karang Taruna Pandanwangi.
Ia juga beberapa kali menjadi juri dalam pemilihan duta wisata dan duta sekolah.
“Dengan pengalaman saya sebagai duta pariwisata maupun Puteri Batik Indonesia, akhirnya saya dipercaya sebagai narasumber, MC, maupun moderator dalam beberapa kegiatan,” jelasnya.

Meski aktif dalam berbagai bidang, Nova tetap menyelesaikan studi hukumnya. Ia mengangkat tugas akhir berjudul “Tinjauan Yuridis terhadap Kebutuhan Aparatur Sipil Negara Berbasis Luas Wilayah dalam Sistem Analisis Beban Kerja di Indonesia.”
Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana Nova berusaha menjaga keseimbangan antara pendidikan dan berbagai aktivitas di luar perkuliahan.
Baginya, masa kuliah seharusnya tidak hanya dihabiskan untuk mengikuti perkuliahan. Mahasiswa juga perlu berani mencoba pengalaman baru dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Jangan stuck di situ-situ saja. Coba keluar dari zona nyaman, coba hal baru. Ketika punya potensi, kembangkan itu. Jangan kuliah-pulang, kuliah-pulang, tetapi kembangkan apa yang kalian punya,” pesannya.
Perjalanan Nova hingga menjadi wisudawati berprestasi UMM menjadi catatan bahwa pengalaman akademik dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas pengembangan diri, selama mahasiswa mampu mengatur waktu dan menentukan prioritas.





0 Tanggapan
Empty Comments