Kelompok 105 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) 2026 resmi memulai langkah nyata penanganan sampah di Dusun Kasembon melalui prosesi peletakan batu pertama pembangunan insinerator pembakaran sampah, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Dusun Kasembon ini menjadi awal dari program unggulan mahasiswa dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Ketua Kelompok 105 KKN MAs, Muhammad Hummam, menyampaikan bahwa pembangunan insinerator ini didasari oleh keprihatinan terhadap penumpukan sampah rumah tangga yang selama ini belum terkelola dengan optimal. Menurutnya, metode pembakaran terkontrol melalui insinerator diharapkan mampu mengurangi volume sampah secara signifikan tanpa merusak ekosistem sekitar.
“Kami melihat permasalahan sampah di Dusun Kasembon membutuhkan solusi konkret yang terukur. Pembangunan insinerator ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga simbol komitmen kami bersama warga untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujar humman di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, pembuatan fasilitas ini melibatkan partisipasi aktif dari tokoh masyarakat setempat agar pengelolaannya dapat terus berjalan secara mandiri setelah masa KKN berakhir.
Sinergi Masyarakat dan Mahasiswa
Prosesi peletakan batu pertama dihadiri kepala Dusun kasembon bapak Mohamad Saiin, dan ketua RT 14 Kasembon krajan bapak Catur Yuwono yang menyambut hangat inisiatif dari para mahasiswa KKN MAs.
Kepala Dusun Kasembon, Saiin tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya atas hadirnya fasilitas pengolahan sampah modern di wilayahnya. Ia mengapresiasi tinggi kepedulian mahasiswa yang merancang program sesuai dengan kebutuhan mendasar warga.
”Saya sangat senang dan bersyukur sekali dengan adanya pembangunan insinerator ini. Keberadaan fasilitas ini tentu sangat memudahkan warga dalam proses pembakaran sampah yang selama ini sering menumpuk dan membingungkan cara membuangnya. Ini solusi yang betul-betul kami harapkan,” ungkap Saiin penuh antusias.
Setelah peletakan batu pertama selesai dilaksanakan, para mahasiswa KKN bersama ketua RT 14 memulai pengerjaan awal insinerator secara gotong royong. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments