Keluarga besar Aisyiyah kehilangan salah satu tokoh perempuan yang telah mendedikasikan pengabdiannya dalam perjalanan organisasi. Dyah Siti Nur’aini, yang dikenal sebagai sosok hangat, ramah, dan mengayomi, wafat pada Sabtu (22/8/2026) dalam usia 69 tahun.
Kepergian Dyah meninggalkan duka sekaligus kenangan mendalam bagi keluarga besar Asiyiyah. Semasa hidupnya, ia mengemban berbagai amanah penting dalam organisasi, di antaranya sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah periode 1995–2000 serta Sekretaris Umum PP Aisyiyah selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2015–2022.
Di balik perjalanan panjangnya dalam kepemimpinan organisasi, Dyah dikenang sebagai pribadi yang dekat dengan anggota dan memiliki sikap mengayomi.
Sang Pengayom
Ketua Umum PP Aisyiyah, Salmah Orbayinah, mengenang almarhumah sebagai sosok yang selalu memberikan kehangatan kepada siapa pun yang datang kepadanya.
“Bu Dyah itu sosok yang ngemong. Beliau sangat ramah dan selalu menerima anggota Aisyiyah yang datang kepada beliau dengan baik,” ujar Salmah.
Menurutnya, karakter tersebut menjadi bagian penting dari sosok Dyah selama berkiprah di Aisyiyah. Tidak hanya menjalankan amanah dalam struktur kepemimpinan, Dyah juga dikenal mampu membangun kedekatan dan memberikan dukungan kepada anggota organisasi.
Selama mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum PP Aisyiyah, Dyah turut mendampingi dan menguatkan perjalanan gerakan Aisyiyah. Pengalamannya dalam kepemimpinan, yang telah terasah sejak aktif di Nasyiatul Aisyiyah, menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya bagi Persyarikatan.
Bagi Salmah, sosok Dyah tidak hanya akan dikenang melalui jabatan yang pernah diembannya, tetapi juga melalui sikap dan keteladanan yang ditinggalkannya.
Keramahan, kepedulian, dan kemampuannya mengayomi sesama menjadi kenangan tersendiri bagi mereka yang pernah mengenal dan bekerja bersamanya dalam gerakan Aisyiyah.
Jenazah Dyah Siti Nur’aini direncanakan dimakamkan pada Ahad (23/8/2026) pukul 10.00 WIB di Pemakaman Jomprenan Saripan, Kartasura. Keluarga besar Aisyiyah turut mendoakan almarhumah agar seluruh amal ibadah dan kebaikannya diterima Allah SWT.
“Semoga Allah memberikan maghfirah kepada beliau dan menerima seluruh amal kebaikan beliau. Aamiin ya Rabbal ‘Aalamiin,” ungkap Salmah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments