Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Karakter Islami Diterapkan SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto Melalui Program Dua Pekan Satu Hadits

Iklan Landscape Smamda
Karakter Islami Diterapkan SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto Melalui Program Dua Pekan Satu Hadits
Karakter Islami Diterapkan SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto Melalui Program Dua Pekan Satu Hadits (Riska Oktaviana/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pembiasaan karakter Islami diterapkan setiap harinya di SD Muhammadiyah Plus Taman Siswa (SDMP Tamsis) Kota Mojokerto. Pasalnya Sekolah dengan branding Sekolah Kompetitif yang berada di jalan Taman Siswa nomor 25 Kota Mojokerto ini membiasakan para siswanya untuk menerapkan dan menghafal satu hadits dua pekan saat memasuki lingkungan sekolah.

Hadits periode kali ini yaitu ‘Man laa yarham laa yurham’ artinya barang siapa yang tidak menyayangi, maka tidak akan disayangi.

Mulai pukul 06.30 WIB, Kamis (24/9/2026) para guru dan tenaga kependidikan telah siap berjajar rapi di pintu gerbang untuk menyambut kedatangan siswa dengan menerapkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun). Dengan berseragam rapi, satu persatu siswa datang menyalami punggung tangan ustadz dan ustadzah sebelum masuk kelas.

Setelah itu beberapa siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler dokter cilik (Dokcil) memeriksa jari tangan teman-temannya yang datang apakah kuku panjangnya sudah dipotong atau belum. Selanjutnya para siswa membaca pasword hadits mingguan. Lalu masuk kelas masing-masing.

Tepat pukul 07.00 WIB bel sekolah berbunyi. Para siswa kelas I hingga VI berbaris rapi di depan kelas untuk pembiasaan membaca Janji Pelajar Muhammadiyah. Setelah itu berdoa memulai pembelajaran. Tak ketinggalan membaca ayat kursi dan Asmaul Husna.

Kemudian, dilanjut pembelajaran TPQ (Taman Pendidikan Qur’an) atau mengaji pagi. TPQ ini meliputi murajaah, hafalan surat, hadits, dan doa. Serta mengaji jilid tilawati dan Al-Qur’an.

Seusai TPQ, anak-anak melakukan shalat dhuha untuk membentuk karakter religius, meningkatkan disiplin, serta menciptakan ketenangan jiwa agar siswa lebih siap menerima pelajaran.

Koordinator Bidang Al Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (Ismuba) SD Muhammadiyah Plus Kota Mojokerto, Ustadzah Surul Muhimmah, S.Pd.I mengatakan, Program Dua Pekan Satu Hadits ini merupakan bagian dari program sekolah ketika lulus anak-anak hafal 100 hadits.

“Program ini diaktualisasikan dalam pembiasaan menghafal hadits setiap dua pekan satu hadits agar lebih memudahkan menghafal,” katanya.

Ia menambahkan, tujuan dari program ini yaitu, menanamkan nilai-nilai akhlak dan karakter Islami melalui hadis-hadis yang dihafalkan.

SMPM 5 Pucang SBY

“Serta melatih kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjaga hafalan secara rutin,” ujarnya.

Dengan adanya pergantian hafalan hadits setiap dua pekan, lanjut dia, diharapkan anak-anak tidak sekadar mampu menghafal, tetapi benar-benar mengingat dan memahami.

“Serta yang tak kalah penting mengamalkan pesan yang terkandung dalam hadis di kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SDMP Taman Siswa Kota Mojokerto, Ustadzah Rodliyah, S.Ag menambahkan, karakter baik ini tidak dapat tumbuh instan, melainkan dibentuk melalui rutinitas harian yang konsisten.

“Perlu pembiasaan dan perlu diingatkan yang melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua,” terangnya.

Ustadzah Dyah berharap agar anak-anak istiqomah menerapkan kebiasaan baik ini.

“Agar nantinya terbentuk karakter Islami sebagai bekal di masa depan,” ucapnya.

Pembiasaan karakter Islami bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sebuah penerapan pembelajaran secara langsung pada siswa untuk membentuk disiplin diri, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan menanamkan nilai karakter islami sejak dini. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 27/09/2026 23:14
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu