Ada yang berbeda dalam Giat SD Muhammadiyah Jepara atau SD Muhammadiyah pada Sabtu (26 September 2026).
Perhelatan Pengasuhan Pintar dan mengisi ulang alias Smart Parenting and recharging yang dihadiri langsung sekaligus menjadi narasumber yaitu kepala SD Muhammadiyah Kriyan Muntiasih SPd menjadi cerita tersendiri.
Bukan hanya sebatas Smart Parenting, Kepala SD Muhammadiyah Jepara atau SD Muhamra, Akhmad Faozan dengan mantap menyampaikan laporan tiga bulan yang lebih menekankan pada arah prinsip dasar (core values) ala rumah kearifan.
“Karena SD Muhammadiyah Jepara mendapatkan grant pendampingan fully funded core values, hingga pada Juli 2027. Sehingga SD Muhamra ini makin mantap pede-nya, terlihat sudah makin berani melangkah dengan pasti perubahan dan makin eksis” ujar Kepala SD Muhamra, H Akhmad Faozan.
Lanjutkan Pembiasaan Positif
Ustaz H Ahmad Faozan memberikan bukti para punggawa “baru” untuk berani jalan-jalan studi tiru ke SD Muhammadiyah Birrul Walidain dan kegiatan percaya diri hari ini.
Demikian juga, pembiasaan yang telah dibangun, disiplin guru dan dengan penampakan murid-murid yang makin terpola kebiasaan menjadi pembiasaan.
Pembiasaan tersebut seperti briefing dan doa Setiap senin pagi, berlanjut pendampingan murid-murid memasuki masjid, menata sepatu, salat tahiyatul masjid, Salat dhuha, dzikir pagi, doa orang tua dan tautan hati ke kelas 6.
“Sentuhan hati kelas 6 adalah sesuatu banget. Perubahan jelas dapat dirasakan oleh guru kelas 6 dan orang tua” imbuh H Akhmad Faozan.
Acara parenting dimeriahkan dengan penampilan apik Maryam siswi kelas 2 dengan lagu religi dari grup band Ungu, menjadi makin meriah dan makin kuat suasana religi.
Tampilnya Thalita siswi kelas 6, yakni khitobah. Suara lantangnya menyuarakan materi dengan nuansa tiga bahasa, Indonesia, Inggris dan jawa menjadi berbeda.
Keberaniannya dalam menyampaikan dengan tema lingkungan yang menggambarkan Indonesia membuat ketua Dikdasmen terharu bahkan terbata-bata saat sambutan setelah mendengar isi khitobahnya.
Keren memang, belum lagi para wali murid yang terkesima mendengarkan kalimat demi kalimat yang tersampaikan pada sesi inti parenting. Muntiasih SPd dengan suara khasnya tampak fokus betapa pentingnya sinergitas orang tua dengan sekolah.
Kolaborasi dan sinergitas semakin menguatkan langkah menuju sukses pendampingan dalam pembelajaran mewujudkan murid yang cerdas fikrah dan qalbunya.
Setelah selesai sesi parenting dilanjutkan sesi mengisi ulang seluruh guru karyawan oleh Muntiasih SPd dengan segudang pengalaman dalam mewujudkan SDMK yang makin menghegemoni.





0 Tanggapan
Empty Comments